03/04/2021

Santong Mulia (SanMu),–Menyongsong telah di realisasikannya dana pembagunan Mesjid Baiturrahim Lokok Sutrang Desa Santong Mulia Kecamatan Kayangan Lombok Utara, dari para donatur dari Timur Tengah minggu lalu, nyaris memantik semangat masyarakat Dusun Lokok Sutrang bangkit. Hal ini dibuktikan dengan responsifnya masyarakat setempat yang cepat tanggap. “Begitu ada informasi pasti dari donatur tentang anggaran pembangunan Mesjid Baiturrahim ini akan cair, praktis tidak menunggu lama, bangunan Mesjid sementara tersebut dibongkar,”kata Akhmadi, Ketua Panitia pembangunan, yang ditemui usai menerima perwakilan donatur dari Timur Tengah pekan lalu.

Peletakan batu pertama oleh Kepala Desa santong Mulia

Dikatakan, rencana pembangunan Mesjid Baiturrahim Lokok Sutrang ini, sebenarnya sudah lama di nantikan kehadirannya oleh masyarakat Dusun Lokok Sutrang. Keinginan tersebut mulai ada sejak pasca gempa bumi yang meluluh-lantakkan daerah tersebut 5 Agustus 2018 lalu. Namun keinginan itu, baru sekarang direalisasikan. “Kita patut bersyukur, walau penantian cukup lama, namun pada akhirnya realisasi juga. Kata kuncinya adalah dapat bantuan itu,”terang Akhmadi, sambil mengajak masyarakat Dusun Lokok Sutrang bahu-membahu bergotong royong membangun Mesjid Baiturrahim yang letaknya tidak jauh dari Kantor Desa Santong Mulia.

Keberadaan masjid Baiturrahim yang indah dan megah ini nantinya, selain sebagi tempat ibadah juga bisa digunakan menjadi tempat edukasi dan silaturahmi bagi masyarakat dan sebagai salah satu masjid pendukung di Desa Santong Mulia.

“Dengan lokasi yang luas, masjid ini mendukung kegiatan- kegiatan baik di Dusun Lokok Sutrang maupun Desa Santong Mulia, apalagi dengan jumlah penduduk Dusun Lokok Sutrang yang mencapai hampir 160 KK dan lebih 500 jiwa, masjid ini bisa digunakan sebagai tempat pengajian, acara pernikahan dan kegiatan keagamaan lainnya,”sebutnya.

Suasana peletakan batu pertama oleh Kepala Desa Santong Mulia Eko Sekiadim, didampingi Penghulu Mesjid Sumarto

Ketua Panitia Pembangunan Masjid Baiturrahim menyampaikan apresiasi terkait semangat dari masyarakat Dusun Lokok Sutrang terhadap menyambut hadirnya pembangunan Mesjid Baiturrahim yang merupakan bantuan dari para donatur dari Timur Tengah ini. “Ini satu kebanggaan bagi kami selaku panitia dan pengurus masjid atas kepercayaan yang diberikan, yang kami anggap ini tugas berat dan suci ini,” sebutnya.

Kepala  Dusun Lokok Sutrang Ariandi mengatakan, kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk dukungan dan keseriusan  masyarakat Dusun Lokok Sutrang menyongsong hadirnya Mesjid baru di wilayahnya. Pasalnya, setelah cukup lama menunggu yakni hampir dua tahun keluarnya dana pembangunan dari para donatur di Timur Tengah, akhirnya terwujud juga. “Ini bentuk keseriusan dan dukungan masyarakat yang ingin segera mendapatkan bangunan Mesjid. Sehingga atas nama pemerintah dusun, saya sangat apresiasi semangat masyarakat ini, “tandasnya.

Ariandi yang sudah satu tahun menyandang status duda ini mengatakan, dengan telah keluarkannya anggaran pembangunan Mesjid bersama dengan 8 (delapan) mesjid lainnya di pulau Lombok saat ini, maka sudah bisa dipastikan pada akhir tahun ini, masyarakat Dusun Lokok Sutrang sudah memiliki Mesjid permanen berlantai dua dengan ukuran 15 kali 15. Sehingga pihaknya saat ini fokus pada beberapa hal sesuai dengan arahan Kepala tukang Beko.Selain tukang dari Mataram, pun berdasarkan kesepakatan panitia dengan Kepala tukang, akan melibatkan masyarakat sekitar terutama yang memiliki profesi sebagai tukang maupun pladen.

Sementara itu, Kepala Desa Santong Mulia Eko Sekiadim menyambut baik hadirnya pembangunan Mesjid Baiturrahim yang sumber dananya dari para donatur dari Timur Tengah tersebut. “Alhamdulillah, kita patut bersyukur sebagai warga masyarakat ketempatan atas hadirnya bangunan mesjid berlantai dua di wilayah ini. Mudah-mudahan mesjid yang di bangun bisa di manfaatkan oleh masyarakat atau jamaah mesjid Baiturrahim Lokok Sutrang, dengan selalu memakmurkannya,” asanya

Sesaat setelah peletakan batu pertama pembangunan Mesjid Baiturrahim Lokok Sutrang tersebut, Kepala Desa Santong Mulia yang berpenampilan elegan tersebut berharap agar berbagai kegiatan-kegiatan keagamaan bisa dilaksanakan di Mesjid. Selain itu, ia juga menghimbau seluruh masyarakat ketempatan untuk memanfaatkan hadirnya bangunan Mesjid yang megah ini dengan memakmurkannya.”Jangan hanya megahnya saja, akan tetapi tidak dimakmurkan, tidak ada artinya,”tandasnya.

Senada dengan itu, Suhaedin salah seorang penyiar radio Suara Genem Merenten SanMu FM berharap agar bangunan Mesjid yang menjadi identitas ummat Islam ini bisa dimanfaatkan untuk kepentingan beribadah. ” Saya menginginkan agar nantinya mesjid kita ini bisa di makmurkan. Sebab, siapa lagi yang akan mengisinya kalau bukan kita jamaahnya,”tandas Suhaedin yang terkenal di udara dengan sebutan Bang Hae ini. [eko]

 

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
kartal escort pendik escort sex hikaye