03/04/2021

Santong Mulia (SanMu), — Dalam rangka memperkuat hubungan silaturrahmi antar lembaga di Desa Santong Mulia, maka pemerintah Desa Santong Mulia menggelar pertemuan dengan tajuk bangun Silaturrahmi Kuatkan Kebersamaan,Jum’at (02/04).

Ketua Komite Pemekaran Rahim Arto

Pertemuan yang berlangsung di Berugak mantan Pj.Kepala Desa Santong Mulia di Lokok Sutrang tersebut, dihadiri Ketua, Anggota dan staf BPD (AbidinTuarita,Murdianto,Agus Supriono, Edwin), Komite pemekaran Rahim Arto,Ketua LPM Misyadin, Ketua dan Sekretaris Karang Taruna Panji Daring (M.Ilham Maulana, Kayandi), Wakil Ketua Satgas Covid-19 tingkat Desa Santong Mulia Karyati Al Bayan,Ketua Pamsimas Harmudin,Ketua Organisasi Bajang Patuh Lokok Sutrang Yudi Ariadi, Sekretaris Desa Sesait Suma Jayaningrat, mantan Korlap Yayasan Sheep Indonesia Yogyakarta Sapron, perangkat desa (Al Ismai Zohri Kamiadi, Zainulhadi, Wiraswasta, Ismanto,Rusmandi, Lia Suci Lestari), perangkat kewilayahan (Sardianto, Robi Arizana, Ajudin, Ariandi), para staf desa (Akhmadi, Ismanto, Arwanto, Suniadin, Andrean, Nila Indra Lesmana), Ketua dan Sekretaris TP-PKK Desa Santong Mulia (Sumarni, Deni Kartika Sari), Perwakilan Puskesmas Santong Sariono dan undangan lainnya.

Kasi Pemerintahan Zaenulhadi, S.Pd

Dalam pengantarnya, mantan Pj.Kepala Desa Santong Mulia Eko Sekiadim mengatakan, pertemuan ini merupakan ajang silaturahmi untuk memperkuat kebersamaan antar lembaga pemerintah desa dengan seluruh sumber daya kekuatan yang ada di Desa Santong Mulia. Eko yang baru sehari purna tugas sebagai Pj.Kepala Desa Santong Mulia ini mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kepercayaan masyarakat Desa Santong Mulia yang telah mempercayakan kepada dirinya memimpin Desa Santong Mulia yang baru Devinitif 21 Juli 2020 lalu. Ia juga mengaku bahwa selama dirinya memimpin, tentu masih ada yang kurang dan jauh dari kata sempurna. Untuk itu, pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan permohonan ma’af yang tak terhingga. Selain itu, ia juga menyebut bahwa selama dirinya memimpin dan bergaul bersama seluruh elemen masyarakat dan perangkat, tentu banyak hal yang telah dilakukan dan banyak hal pula yang menjadi kekurangan. Sehingga melalui momen yang penting tersebut, ia kembali sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. “Semoga hal-hal yang telah kita lakukan bersama dalam membangun Desa ini, dari sejak masih persiapan hingga menjadi Desa Devinitif, akan menjadi saksi catatan penting bagi perjalanan sejarah Desa Santong Mulia dimasa mendatang,”tandasnya.

Ketua Karang Taruna Panji Daring Desa Santong Mulia M.Ilham Maulana

Sementara itu, Ketua Komite pemekaran Rahim Arto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang sangat mendalam terhadap para pemangku kebijakan yang telah diberikan amanah untuk menjalankan roda Pemerintahan di Desa Santong Mulia, mulai sejak masih persiapan hingga devinitifnya. “Semoga hal ini menjadi catatan amal baik baginya,”ucap Rahim Arto yang juga salah satu inisiator munculnya ide pemekaran desa ini.

Ketua BPD Desa Santong Mulia Abidin Tuarita mengatakan, pihaknya sangat bersyukur karena saat ini bisa menghirup udara bebas setelah beberapa tahun menunggu menjadi sebuah Desa yang devinitif. Tentu untuk mencapai kearah itu, banyak hal yang telah diperbuat oleh para mantan pejabat Kepala Desa Santong Mulia, dari sejak masih persiapan hingga menjadi desa definitif. “Kalau kita lihat, perjalanan sejarah yang memimpin di Desa Santong Mulia ini, hampir sama dengan perjalanan sejarah yang memimpin di Kabupaten Lombok Timur dan di Kabupaten Lombok Utara, hanya berputar bergantian saja. Seperti di Lombok Timur misalnya, Ali BD-Sukiman dan Sukiman-Ali BD. Begitu juga di Lombok Utara, Djohan Sjamsu-Najmul dan Najmul-Djohan Sjamsu. Nah seperti itulah perjalanan pejabat Kepala Desa Santong Mulia, yakni dari Yurdin-Eko Sekiadim dan dari Eko Sekiadim-Yurdin,” jelasnya.

Karyati Al Bayan, mantan Sekdes Desa Santong Mulia

Ditempat yang sama, Ketua LPM Desa Santong Mulia Misyadin mengatakan, tentu dalam perjalanan proses pemekaran banyak lika-likunya. Ia menyinggung semangat kebersamaan dari sejak munculnya ide pemekaran hingga proses jalannya pemerintahan masa persiapan perlu terus dibangun. Karena konsep itu mencerminkan sopoq angen ingin pisah dan berdiri sendiri menjadi desa baru. “Nah semangat itulah yang harus kita pertahankan. Jangan kita lupakan sejarah itu,”katanya mengingatkan.

Pada momen tersebut, Misyadin yang juga Sekretaris Komite pemekaran desa ini juga ¬†mengingatkan bahwa, dalam perjalanan proses pengurusan berkas pemekaran desa dari sejak pembahasan hingga diresmikannya Desa Santong Mulia ini menjadi Desa Persiapan, tentu masih ada tunggakan dana yang tersendat. Untuk itu, ia mengingatkan kepada pemerintah desa sekarang untuk bagaimana menyelesaikannya. “Saya yakin hal ini bisa di fahami oleh para pejabat di Desa Santong Mulia saat ini, Insya Allah,”katanya penuh harap.

Fose bersama (arah Jarum Jam), Deni Kartika Sari, Karyati Al Bayan, Eko Sekiadim, Rahim Arto,Murdianto, Misyadin dan Sumarni

Selain para pembicara tersebut diatas, tampil pula para pembicara dari perwakilan perangkat desa Zaenul Hadi, perwakilan pemuda dari Ketua Karang Taruna M.Ilham Maulana, mantan Sekdes Desa Santong Mulia Karyati Al Bayan dan Sekretaris Desa induk Sesait Suma Jayaningrat. Rata-rata para pembicara ini adalah menyampaikan berbagai hal positif terkait dengan keberadaan Desa baru yakni Desa Santong Mulia. Baik dari sisi kemajuan maupun dari sisi progres perjalanan sejarahnya dalam menjalankan roda Pemerintahannya. Semua itu bernilai positif dalam menguatkan kebersamaan.(eko)


Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
kartal escort pendik escort sex hikaye