21/02/2021

Santong Mulia,(SanMu),—Setelah sempat vakum selama lebih kurang 12 tahun lamanya, kini Radio Komunitas “Suara Genem Merenten (SGM)” mulai mengudara kembali melalui frekuensi semula 107,9 MHz dengan tajuk masa uji coba, Jum’at (19/02).

Direktur Radio Suara Genem Merenten FM Eko Sekiadim mengatakan, radio ini adalah satu-satunya radio komunitas yang ada di kawasan timur Lombok Utara dan sempat hits di eranya tahun 2009 lalu. Sehingga dengan mengudaranya kembali radio SGM ini, tentu berbagai program siaran unggulannya akan kembali menyapa para penggemarnya. Akan tetapi, saat ini masih dalam tahap uji coba.

Direktur Radio SGM FM bersama kru sedang memantau uji coba siaran perdana

“Kita berharap, pada masa uji coba ini, seluruh lapisan masyarakat bisa memberikan kami masukan terkait dengan pancarannya. Maklum sudah 12 tahun tidak mengudara, jadi butuh saran dan masukan, demi perbaikan kualitas siaran kami,”harapnya.

Dikatakan, mengudaranya kembali radio SGM di kawasan timur Lombok Utara ini, prosesnya sangat panjang dan penuh lika-liku alias tidak gampang seperti membolak-balikkan telapak tangan. Direktur yang juga Pj.Kepala Desa Santong Mulia ini menyebut, kehadiran Yayasan Sheep Indonesia ke Desa Santong Mulia dinilainya sebagai penyelamat mengudaranya kembali radio ini.

“Terima kasih yang sangat tulus kami sampaikan kepada Dmi Yayasan Sheep Indonesia Yogyakarta atas semua ini, semoga ini awal dari sejarah kebangkitan radio Komunitas Suara Genem Merenten FM mengudara kembali,”tandasnya.

Mengawali kebangkitannya, salah satu program yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat terutama para penggemarnya adalah  program siaran “Lawas Sasak Dayan Gunung” yang disiarkan oleh radio kebanggaan masyarakat Desa Santong Mulia dan sekitarnya, dengan pramusiarnya Bang Yon.

Misyadin, salah seorang pengurus radio SGM ini menyebut, bahwa kehadiran Dmi II Yayasan Sheep Indonesia ke Desa Santong Mulia ini, sangat luar biasa. Ia menilai keberadaannya yang super cepat responship, membuat para pemangku di daerah ini juga kerja ekstra, demi mendukung suksesnya program yang ditawarkan. “Keberadaan Yayasan Sheep Indonesia di Desa Santong Mulia sejak pasca gempa 5 Agustus 2018 lalu, sangat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat di daerah ini, terutama para kelompok UMKM yang menjadi dampingannya,”pujinya.

Misyadin yang juga Ketua LPM Desa Santong ini juga mengatakan, sangat mengapresiasi responship dari Yayasan Sheep Indonesia hadir didaerah ini dalam membantu mengudaranya kembali Radio Suara Genem Merenten FM. Sehingga nuansa kehidupan di desa yang baru berdiri ini menjadi lebih hidup. Buktinya, sebagian besar masyarakat sekitar yang mengetahui radio ini mulai mengudara, banyak diantara mereka sibuk mencari pesawat radio yang memang pernah mereka miliki sebelumnya. “Pokoknya para penggemar radio Suara Genem Merenten menyambut baik kehadiran Yayasan Sheep Indonesia dalam membantu sehingga radio SGM FM ini bisa mengudara kembali setelah puluhan tahun vakum,”jelas Misyadin.

Direktur Radio SGM FM Diskusi Dengan Managemen Sheep Indonesia saat kunjungan ke teknisi Radio Maya Pesona Mataram

Sementara itu, managemen Yayasan Sheep Indonesia Heri Sasmito Wibowo disela-sela mendampingi pengurus Radio Suara Genem Merenten berkunjung ke Radio Maya Pesona Mataram mengatakan, pihaknya sudah memprediksikan kedepannya akan terjadi Revolusi Informasi, dimana kekuatan Informasi sangat penting dan tidak bisa dibendung lagi, sehingga negara yang menguasai teknologi dan informasi akan bisa menguasai dunia.

Wibowo, begitu biasa dipanggil menjelaskan, bahwa ada tiga tahapan Revolusi Informasi, yang pada fase ketiganya akan terjadi Gelombang Informasi secara besar-besaran. Untuk itulah, bagi negara-negara yang sudah mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan hal itu, seperti infrastruktur dan SDM, maka akan bisa maju dan tetap eksis. Termasuk dengan mengudaranya kembali Radio SGM ini, tentu juga diharapkan akan mampu menguasai informasi dan tetap eksis dibidang siaran. Hal yang tidak kalah penting diperhatikan  oleh pengurus radio dalam membuat program siaran adalah menyangkut daerah yang masih kesulitan mengakses siaran radio serta akses komunikasi telpon seluler.

Menanggapi hal tersebut, Harmudin selaku pengelola dibidang siaran radio SGM FM menyatakan bahwa, salah satu program siaran kedepan, pihaknya akan memperhatikan hal tersebut. Namun demikian, ia mengupayakan paling tidak tercapainya target untuk menjalankan program siaran yang memang dibutuhkan oleh masyarakat.”Insya Allah, kita sami’na wa ato’na,”katanya penuh keyakinan. (eko)

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
kartal escort pendik escort sex hikaye