20/02/2021

Santong Mulia (SanMu),—Sejumlah Pengurus Karang Taruna Panji Daring dan perwakilan organisasi pemuda se Desa Santong Mulia, bertempat di Aula Kantor Kepala Desa Santong Mulia mengikuti pelatihan jurnalistik, Jum’at (19/02).

Pelatihan jurnalistik yang berlangsung satu hari ini, tidak tanggung-tanggung, narasumbernya sengaja di datangkan dari Yayasan Sheep Indonesia Yogyakarta Husaeni. Ia adalah salah satu narasumber yang dipercaya dan di kontrak oleh Yayasan Sheep Indonesia dalam hal memberikan pelatihan-pelatihan Jurnalistik di seluruh Indonesia yang menjadi wilayah dampingan Sheep.

Pembukaan Pelatihan Jurnalistik

Dalam pemaparan materinya, Husaeni menjelaskan ketrampilan menulis berita jika tidak latihan menulis tidak akan berhasil apa yang menjadi tujuan menulis. Ada pekerjaan penting sebelum menulis berita yakni mengumpulkan data sosial, psikologis dan dokumen pendukung. “Jadi menjadi seorang wartawan harus sering latihan, membaca, mutu data dan liputan lapangan,”jelasnya.

Dikatakan, pelatihan ini sengaja tidak dimulai dari bagaimana mulai menulis. Akan tetapi bagaimana nilai berita dan jenis berita yang memiliki nilai berita yang aktual,faktual,penting dan menarik. “Ke empat nilai inilah yang harus ada dalam sebuah tulisan yang di anggap paling menarik,”katanya.

Husaeni, yang dulu pernah bekerja di media Tempo ini, menjelaskan Kebebasan pers merupakan hak manusia sebagai sarana untuk mengekspresikan diri dan memperoleh informasi guna meningkatkan kualitas manusia di tengah-tengah masyarakat. Aktifitas jurnalistik sebagian besar memberitakan kepentingan suatu kejadian yang sedang terjadi atau berita yang sedang hangat (trend) dibicarakan masyarakat.

Salah seorang peserta pelatihan jurnalistik Al Ismai Zohri Kamiadi menyambut baik digelarnya pelatihan jurnalistik ini. Karena dengan mengikuti kegiatan ini, tentu para peserta setidaknya bisa memahami pentingnya jurnalistik, memahami manajemen keredaksian, peserta mampu menulis jurnalistik dan reportase dengan baik. Selain itu, dengan mengikuti pelatihan  jurnalistik ini, para peserta juga diharapkan mampu mengetahui permasalahan organisasi melalui jurnalistik dan  memahami fotografi yang bersifat jurnalistik.

Kepala Desa Santong Mulia Eko Sekiadim, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini sengaja di gelar pihaknya, karena memang, selain sudah menjadi agenda Karang Taruna Panji Daring, juga untuk menyalurkan bakat bagi para pemuda yang tergabung dalam wadah karang taruna dan organisasi pemuda lainnya yang ada di Desa Santong Mulia,terutama yang hobinya menulis. Untuk itu, Kades yang juga Sekcam Gangga ini berharap, agar momen ini dijadikan momentum sejarah bangkitnya para penulis muda di desa yang baru berdiri ini. Oleh karena itu, pelatihan jurnalistik ini penting, dan oleh narasumber akan diberikan materi seputar Materi Training Jurnalistik, diantaranya adalah Pengetahuan Jurnalistik, Kode etik jurnalistik, Manajemen keredaksian, Proses bisnis media surat kabar, Teknik reportase dan wawancara,Teknik Penulisan (News writing + Feature writing), Fotografi jurnalistik dan Implementasinya.

Para peserta Pealatihan Jurnalistik foto bareng narasumber dari Sheep

Ketua Karang Taruna Panji Daring Desa Santong Mulia M.Ilham Maulana, ditemui disela-sela kegiatan pelatihan jurnalistik tersebut mengatakan, kegiatan ini sangat bagus diadakan oleh Yayasan Sheep Indonesia Yogyakarta, karena dapat memunculkan bibit seorang wartawan yang cerdas, kegiatan ini juga membahas hal-hal dasar terlebih dahulu, sebagai syarat menjadi seorang wartawan.  “Banggalah semua peserta yang dapat melakukan pelatihan hari ini, karena melalui pelatihan jurnalistik ini, akan melahirkan orang-orang hebat yang bisa menjadi jurnalis atau wartawan hebat nantinya, melalui pelatihan ini akan memunculkan peluang kerja baru, apalagi pada masa sekarang sangat banyak pengusaha media yang telah sukses,” katanya.(eko)

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
kartal escort pendik escort sex hikaye