19/04/2020

Lombok Timur, SK – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama gugus tugas Covid-19 tingkat kecamatan dan desa bekerja keras untuk terus mensosialisasikan dampak yang ditimbulkan oleh Coronavirus disease 2019 atau Covid-19 pada masyarakat.

Bersama lembaga sosial, swasta, komunitas peduli, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) proaktif menyuarakan hal yang sama. ini salah satu bentuk kepedulian pemerintah kepada warganya. Begitupun sebaliknya, warga juga diharap mau mengindahkan himbauan pemerintah demi keselamatan semua.

Berkaitan dengan itu, pemerintah Desa Labuhan Pandan, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur sejak awal munculnya pandemi ini sudah melakukan sosialisasi menyasar seluruh warga.

Bukan hanya sosialisasi yang mereka lakukan, Kepala Desa Labuhan Pandan, Sahnan, SAP bersama satgas Covid-19 yang dibentuk sudah membagikan ember tempat cuci tangan serta sabun, ditaruh di sepanjang pinggir jalan raya, gang desa, tempat ibadah serta fasilitas publik. Demikian disampaikan Sahnan, pada jurnalis media Speaker Kampung, di kantornya, Kamis, 16 April 2020.

“Kami sudah bagikan ember tempat cuci tangan sebanyak 200 buah lengkap dengan sabun kami taruh di semua titik,” Terang Sahnan.

Ember tersebut lanjutnya, bantuan dari beberapa perusahaan yang beroperasi di wilayahnya. Kemudian ribuan masker sudah dibagikan. Dana pengadaan atau pembelian masker itu kata Sahnan, menggunakan Dana Desa (DD) tanpa menyebutkan nominalnya. Jika ada warganya yang belum menerima masker, Sahnan meminta kepada semua kepala wilayah (Kadus) untuk mendata warga yang belum tersentuh.

“Bagi yang belum dapat masker, saya sudah siapkan tinggal diambil,” katanya di depan perangkatnya.

Sehubungan dengan itu, Sahnan minta kepada masyarakat melalui RT dan Kadus, agar memberikan edukasi pada warga apabila keluar rumah atau bepergian masker itu harus di pakai. “Apa gunanya diberikan jika tidak dipakai. Malu saya jika ada yang mengatakan kades tidak peduli kepada warganya,” keluh Sahnan.

Memang tidak bisa dipungkiri masih banyak masyarakat tidak mau mengindahkan himbauan pemerintah. Apabila ditegur di jalan kenapa tidak memakai masker, selalu alasannya lupa, ketinggalan di rumah dan banyak lagi alasan lain yang tidak bisa diterima akal sehat.

“Masih ada yang ngeyel ketika kita minta dia memakai masker dengan alasan tidak biasa pakai masker. Itu kadang membuat kita geram pak,” kata Kadus Labuhan Pandan Tengak, Sadar.

Padahal apa yang dianjurkan pemerintah itu semata-mata untuk melindungi diri dari wabah Corona. Keluarga atau orang yang berada di sekeliling kita juga bisa terlindungi dari wabah yang mematikan ini.

Bukan saja pembagian masker, Satgas Covid-19 Desa Labuhan Pandan kata Sahnan sudah melakukan penyemprotan desinfektan menyasar rumah warga dan fasilitas umum. “Penyemprotan desinfektan yang akan kami lakukan esok ini untuk yang ketiga kalinya,” tutupnya. (Ggar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye