404 Not Found


nginx/1.18.0 (Ubuntu)
Khitanan Massal Mengurangi Beban Biaya Warga Kurang Mampu - SUARA KOMUNITAS
24/10/2022

Tanjung,($K), — Khitan secara bahasa dalam bentuk mashdar atau kata dasar dari khatana yang artinya dasar. Secara terminologi artinya kulit yang sesuai dengan alat kelamin lelaki. Dalam bahasa Arab khitan juga digunakan sebagai alat kelamin laki-laki dan perempuan seperti dalam hadist yang mengatakan “Apabila terjadi pertemuan dua khitan, maka telah wajib mandi” (HR Muslim, Tirmidzi).

Suasana saat kegiatan khitanan berlangsung

Dalam agama Islam, khitan merupakan salah satu media pensucian diri dan bukti ketundukkan kita kepada ajaran agama. Dalam hadist Rasulullah saw: “Kesucian (fitrah) itu ada lima: mencukur bulu kutu, kutukan bulu ketiak, memedekkan kumis dan kuku” (HR Bukhari Muslim).

Faedah khitan: Seperti yang para ahli kedokteran bahwa khitan memiliki faedah bagi kesehatan karena membuang anggota tubuh yang menjadi tempat persembunyian kotoran, virus, dan bau yang tidak sedap dipandang.

Air kencing mengandung semua hal tersebut. Ketika keluar melewati kulit yang bertemu dengan alat kelamin, maka sisa-sisa kotoran terputus oleh kulit tersebut. Semakin lama deposit tersebut semakin banyak.

Bisa dibayangkan berapa lama seseorang melakukan kencing dalam sehari dan berapa banyak yang disimpan oleh kulit penutup kelamin dalam setahun. Oleh karena itu beberapa penelitian medis untuk membuktikan bahwa penderita penyakit kelamin lebih banyak dari kelangan yang tidak dikhitan.

Para sesepuh masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut

Begitu juga penderita penyakit berbahaya lainnya, kanker alat kelamin dan bahkan kanker rahim juga lebih banyak diderita oleh pasangan yang tidak dikhitan. Ini juga yang menjadi salah satu alasan non muslim di Eropa dan AS melakukan khitan.

Hitanan Massal sebanyak 31 orang anak Bersama Dengan Perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid.Al Istiqamah dusun Lekok Desa Gondang Kecamatan Gangga Rabi’ul Awal 27-1443 H bertepatan dengan tanggal 23/10-2022.

Ketua panitia Maulid, Mu’tamar Hidayat, menyampaikan pada media ini, sebelum uraian Maulud oleh Uts Ahsani Rahman,S.Pi. pimpinan ponpes Telaga Wareng Pamenang terlebih dahulu dilaksanakan Hitan massal dan Ngurisang.

Tampak Hadir Sekdis Kesehatan KLU, Sopan Ardianto, SKM. MPH,

Kebiasaan jamaah di empat (4) dusun Lekok sejak turun temurun, pada malam hari sebelum acara puncak dilaksanakan Bersanji dan Baca Hikayat sampai jelang waktu sholat Subuh.

Kemudian pagi hari H dilanjutkan dengan Ngurisan dan Hitanan. Usai rangkaian acara diatas baru berlangsung deskripsiid Nabi Besar Muhammad SAW oleh Uts Ahsani Rahman,S.Pi, kemudian Zikiran, dan penutup, Mu’tamar Hidayat.

Masih di tempat yang sama, 11 orang petugas medis dari antara lain, 3 orang dari Dinas Kesehatan KLU, Puskesmas Gangga dan Klinik Muhammadiyah.

Terpisah, Kepala Puskesmas Gangga, Sabri, saat dihubungi melalui telepon mengatakan kami pelayan masyarakat dibidang kesehatan adalah kewajiban menjalankan amanat. Apa lagi dalam membantu masyarakat yang kurang mampu untuk biaya hitan dan obat obatan. tetap melayani dan tidak dikenakan biaya dan sebagainya.“Ini kan hitan massal yang butuh mencapai 31 orang anak”, tentu biaya cukup besar, kata Sabri.
Meski demikian, kami tidak akan merasa malas, tutur pria berkulit putih dan tampang ini.

Tidak ketinggalan, Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara, diwakili oleh Sektertais Sopan Ardianto, SKM. MPH, H Zaini, S.ST, Nurdin,S.KM, turut serta mencatat dan mencatat hitan massal 23/10.

Sementara itu, Uts Ahsani Rahman,S.Pi dalam tausiyahnya mengatakan jika karunia terbesar Nabi Muhammad SAW menjadi rahmat seluruh alam, karena beliau adalah sosok yang sangat ditoleransi.

“Maka dibulan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1444 H/2022 Hijriah kita lebih disarankan untuk memperbesar salawat kepada beliau dan meneladani kehidupannya agar kita mendapat syafaatnya dan semoga kita dapat menerapkan dikehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (@ng)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

 

kartal escort pendik escort sex hikaye