08/10/2018

Kuala Batee (SK) – Harga jual Tandan Buah Sawit (TBS) di tingkat petani di Aceh Barat Daya (Abdya) pada minggu pertama bulan Oktober 2018 ini masih pada kisaran Rp. 800.000, – /ton.

Menurut seorang petani pemilik kebun warga Kecamatan Kuala Batee, Ervan (45) bahwa harga tersebut belum menguntungkan bagi petani. “Biaya potong sawit Rp. 200.000 /ton, belum lagi harus mengeluarkan biaya pemeliharaan. Jelas ini belum ada keuntungan,” ujarnya.

Tanaman sawit memang membutuhkan biaya perawatan agar bisa menghasilkan buah yang baik. Menurut petani lainnya, Zakir (46) bahwa buah sawit harus tetap dipotong pada waktunya dengan durasi setiap dua pekan.”Kalau tidak dipotong maka buah akan busuk di pohon, kemudian tandan akan menghambat pertumbuhan buah berikutnya. Laku ataupun tidak, TBS harus tetap dipotong.” Ujarnya.

Jika dibandingkan pada awal tahun 2018 pada triwulan pertama harga TBS masih di kisaran Rp. 1.250 sd 1.300/kg lalu selepas lebaran tahun ini harga terjun ke level Rp. 600/kg. Saat ini ada kenaikan sedikit tapi belum memenuhi harga yang memadai.

Menurut petani, harga yang wajar minimal Rp. 1.000/kg. “Jika seribu rupiah perkilogram, masih ada sedikit keuntungan,” ujar Ervan. (wmk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *