18/09/2021

Sesait (SK),— Sebagai Desa terbaik dalam mendukung program Pamsimas di Desa masing-masing, sedikitnya terdapat 150 Desa seluruh Indonesia, termasuk di dalamnya Desa Sesait dari Kabupaten Lombok Utara di undang oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, dalam rangka mengikuti Workshop tingkat Nasional terkait Peningkatan APBDesa Dalam Mendukung Kegiatan Air dan Sanitasi Tahun 2021 di Jakarta,Rabu (15/09).

Kepala Desa Sesait Susianto,M.Pd bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemdes Yusharto Huntoyungo

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) berupaya meningkatkan pemahaman jajaran pemerintahan desa terkait penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dalam mendukung penyediaan akses air minum dan sanitasi bagi masyarakat desa.

Acara ini berlangsung dari 15 hingga 17 September 2021 di Jakarta. Gelaran ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman Kepala Desa ihwal pentingnya penyediaan air minum dan sanitasi bagi masyarakat desa.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemdes Yusharto Huntoyungo dalam sambutannya menjelaskan, pemenuhan akses masyarakat terhadap air minum dan sanitasi merupakan hal mendasar, dan menjadi agenda pokok kebijakan pembangunan negara.

Selain itu, pemenuhan ini juga menjadi komitmen bersama di tingkat internasional yang tertuang dalam Millennium Development Goals. Ini dilakukan agar tercapainya akses secara global terhadap air minum dan sanitasi pada 2030 mendatang.

Untuk mencapai tujuan tersebut, kata Yusharto, dibutuhkan harmonisasi dan sinergisitas kebijakan agar pelaksanaan program dapat berjalan baik. “Ini dilaksanakan dari pemerintah pusat,provinsi, kabupaten/kota, hingga Bapak/Ibu yang ada di tingkat desa,” ujar Yusharto.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemdes Yusharto Huntoyungo foto bareng bersama para narasumber

Yusharto menuturkan, sebagai dukungan terhadap kewenangan desa dalam memenuhi kebutuhan air minum dan sanitasi, Kementerian PUPR, Kemendagri, Kementerian Desa PDTT, Kementerian Kesehatan, Kementerian PPN/Bappenas telah merancang program Penyedian Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

“(Program ini dilaksanakan) di seluruh wilayah perdesaan dan pinggiran kota yang didukung oleh World Bank,” ujar Yusharto.

Dengan kewenangan itu, pemerintah desa diharapkan memberikan komitmen dengan mengalokasikan 10 persen dari APBDes untuk mendukung pengelolaan air minum dan sanitasi. Selain itu, pemerintah desa juga diharapkan dapat mengintegrasikan program Pamsimas yang tertuang di dalam dokumen Program Jangka Menengah Program Air Minum, Kesehatan dan Sanitasi (PJM ProAksi) dan Rencana Kegiatan Masyarakat (RKM) ke dalam perencanaan dan penganggaran desa.

“Kami berharap workshop ini dapat mewujudkan rencana program dan kegiatan pemerintah Desa untuk pemenuhan program Pamsimas atau 100 persen air minum dan sanitasi,” harap Yusharto.

Untuk diketahui, kegiatan ini bakal menyuguhkan berbagai tema diskusi terkait pentingnya pemerintah desa memenuhi air minum dan sanitasi bagi masyarakat desa.

Sejumlah narasumber dihadirkan dalam kegiatan tersebut, seperti dari Kemendagri, Bappenas, Kemendes PDTT, Ketua Personel Central Project Management Unit (PCMU) Pamsimas, dan dari pihak lainnya.

Kepala Desa Sesait Susianto, satu-satunya Kepala Desa perwakilan dari Kabupaten Lombok Utara merasa bangga bisa ikut dalam Workshop tingkat nasional dalam rangka Peningkatan APBDesa Dalam Mendukung Kegiatan Air dan Sanitasi Tahun 2021. “Alhamdulillah, saya merasa bangga dan terhormat bisa mewakili Kabupaten Lombok Utara dalam ajang tersebut,”katanya, seraya ia tidak henti-hentinya mengucap syukur kepada Allah swt. Karena memang momen ini, menurutnya adalah momen yang langka, sehingga ia menggunakan momen tersebut untuk menimba ilmu terkait dengan Peningkatan APBDesa Dalam Mendukung Kegiatan Air dan Sanitasi Tahun 2021.

“Insya Allah, semoga ilmu yang kita peroleh pada momen tersebut bisa kita terapkan di Desa Sesait ke depan,”janjinya.(ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye