23/04/2021

Gangga (SK),– Mesjid Darussalam Dusun Sanara Desa Genggelang Kecamatan Gangga merupakan wilayah yang dikunjungi tim satu Safari Ramadhan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara putaran kedua,Kamis (22/04) malam.

Bupati KLU H.Djohan Sjamsu,SH saat sampaikan sambutannya

Tim yang langsung dipimpin Bupati H.Djohan Sjamsu tersebut beranggotakan Kepala Dinas P2KBPMD H.Kholidi, Kepala Dinas Dukcapil Tresnahadi, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas LH,Staf ahli bidang hukum, Sekwan, Direktur RSUD dan Baznas KLU. Selain itu, hadir pula Plt.Camat Gangga Parihin, Kapus Gangga serta beberapa OPD serta Muspika Gangga dan Kepala Desa Genggelang selaku shohibul bait.

Kepala Desa Genggelang Almaudodi dalam pengantarnya mengatakan, Dusun Senara ini adalah merupakan salah satu wilayah bagian dari Desa Genggelang yang selama ini belum pernah terjangkau dari kunjungan tim Safari Ramadhan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara.”Itulah sebabnya, kami pilih Dusun yang memiliki 128 KK ini sebagai tujuan kunjungan tim Safari Ramadhan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara pada tahun ini,”tandasnya.

Dikatakan, Dusun Sanara ini adalah dusun satu- satunya diwilayah timur Kabupaten Lombok Utara yang terkenal sebagai Kampung Coklat. Bahkan mungkin satu-satunya di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kades yang sebelumnya bergelut di LSM ini faham betul bagaimana riwayat wilayah dusun Sanara ini bisa di sulap menjadi sebuah daerah yang di beri nama Kampung Coklat. Hal ini, katanya tidak terlepas dari peran yang dilakukan pihak DP2KBPMD KLU dalam melakukan pendampingan dan pembinaannya. “Terimakasih kami sampaikan kepada pemerintah daerah Kabupaten Lombok Utara melalui Dinas P2KBPMD yang dipimpin Drs H.Kholidi,”ucapnya.

Bupati KLU H.Djohan Sjamsu,SH saat serahkan bingkisan kepada pengurus Mesjid Darussalam Sanara

Selain di nobatkan sebagai Kampung Coklat, Dusun Sanara ini juga saat ini sedang dikembangkan sebagai Kampung Wisata. Pada tahun ini, oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, dari 6 desa yang ditetapkan sebagai kampung wisata, maka Desa Genggelang dengan Dusun Sanaranya ini termasuk yang ditetapkan sebagai Desa wisata. “Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Lombok Utara melalui Dinas P2KBPMD Lombok Utara atas dampingannya hingga gaung Kampung Coklat bisa tembus ke tingkat pusat,”katanya bangga.

Ditempat yang sama, Plt.Camat Gangga Parihin mengatakan. Dusun Sanara dengan Kampung Coklatnya ini merupakan salah satu ciri khas dari desa Genggelang sebagai salah satu desa wisata. Perkembangan dusun ini mulai bangkit pasca gempa yang melanda daerah ini 5 Agustus 2018 lalu. “Kondisi ini baru mulai pulih, sehingga kedepannya butuh perhatian pemerintah daerah dalam hal pembinaan dan pendampingan sehingga daerah ini terus berkembang menjadi salah satu destinasi tujuan wisata di Kabupaten Lombok Utara,”harapnya.

Sebagai imbas destinasi tujuan wisata, maka Kampung Coklat Sanara adalah salah satu destinasi wisata yang tidak boleh dilewatkan oleh wisatawan. Terutama para pecinta coklat. Selain mengetahui proses budidaya tanaman, pengunjung juga bisa mengetahui proses produksi cokelat. Bahkan dapat membeli berbagai olahan cokelat aneka rasa dan jenis di Desa Genggelang.

Plt.Camat Gangga Parihin saat terima bingkisan produk Kampung Coklat dari Kades Genggelang Almaudodi, disaksikan Bupati H.Djohan Sjamsu,SH

Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu dalam safari putaran keduanya tersebut mengajak seluruh lapisan masyarakat Desa Genggelang bil khusus Dusun Sanara menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan tenang, aman dan nyaman. Terkait perbedaan pada momen politik sudah saatnya dihilangkan. Sudah saatnya kembali utuh bersama membangun Kabupaten Lombok Utara yang terkenal dengan sasantinya ‘Tioq Tata Tunaq’ tersebut, Bupati H.Djohan Sjamsu juga mengingatkan, masih banyak pekerjaan yang harus ditunaikan sehingga dibutuhkan sinergitas masyarakat.”Mari kita tetap menjaga kerukunan, kekompakan, kebersamaan dan kedamaian serta hilangkan perbedaan supaya kita menjalankan ibadah puasa dengan aman dan nyaman,”ajak Bupati.

Sementara itu, Dr M.Zaki Abdillah dalam tausiyahnya mengingatkan bahwa tidak ada kenikmatan yang paling baik diisi Allah kecuali kenikmatan ketika Allah mengingat kita dalam sholat. Karena sholat ini adalah sarana mengingat Allah. “Jangan berfikir apa yang kita dapatkan kalau kita berpuasa. Tapi yakinlah bahwa apa yang kita lakukan (puasa) pasti ada yang diberikan Allah Swt,”tandasnya.

Bupati H.Djohan Sjamsu, pada momen foto bareng

Untuk itu, ustadz asal Papak ini berharap, semoga ibadah puasa yang sedang umat islam laksanakan saat ini bisa dijalankan sesuai dengan ketentuan syare’at yang telah ditetapkan.(eko).

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
kartal escort pendik escort sex hikaye