13/09/2018

Simalungun (Suara Komunitas.Net) – Ada sekitar 37 orang petani budidaya ikan Nila di Haranggaol Kecamatan
Haranggaol Horisan Kabupaten Simalungun mengaku resah dan was-was karena semakin bertambahnya jumlah kolam
Keramba Jaring Apung (KJA) milik oknum-oknum pengusaha.


“Saya sangat kasihan terhadap 37 orang petani yang harga jual ikannya anjlok saat di panen. Untuk balik modal pun
tidak tercukupi lagi,” kata Sopan Haloho alias Bombom, Ketua Bidang Perikanan Asosiasi DEARMA Haranggaol
Kamis (13/9) siang kepada Pewarta melalui saluran selulernya.
Menurutnya, akibat jumlah kolam KJA terus bertambah, panen ikan Nila pun melimpah sehingga mengakibatkan harga
pun anjlok.
Bombom pun berharap agar oknum pengusaha yang asli warga Haranggaol supaya menumbuhkan rasa empatinya
terhadap petani pembudidaya ikan yang bermodal kecil, tidak untuk memperkaya diri sendiri saja.(sk-soe)

Editor : Tohap P.Simamora

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *