26/04/2021

Santong Mulia (SanMu,– Organisasi pemuda Bajang Patuh Lokok Sutrang menggelar sejumlah kegiatan pada momen bulan suci Ramadhan. Salah satu upayanya dengan menggelar bazar pakaian murah yang berlangsung saban hari selama bulan puasa di depan Mesjid Baiturrahim, hingga jelang hari raya Idul Fitri, Minggu (25/04).

Para pengunjung sedang pilih-pilih

Ketua Organisasi pemuda Bajang Patuh Lokok Sutrang Yudi Ariadi mengatakan, bazar pakaian murah ini merupakan aksi sosial dari organisasi yang dipimpinnya tersebut, dengan tujuan agar masyarakat sekitar yang belum mampu membeli pakaian lebaran yang mahal, bisa membelinya dengan harga yang sangat terjangkau. “Dalam bazar ini, kita tidak mencari untung, namun yang terpenting adalah bagaimana pakaian yang kita jual itu laku, karena memang kita murni sosial mengingat hasil penjualannya akan disumbangkan kembali ke panitia pembangunan masjid Baiturrahim Lokok Sutrang yang saat ini sedang membangun,”ujar Yudi Ariadi.

Pria yang alumnus salah satu perguruan tinggi di Jakarta ini menyebutkan, pakaian yang di jual merupakan pantas pakai masih bagus, pun berkualitas. Karena memang adanya pakaian yang dijual ini merupakan hasil  ngumpulin pakaian pantas pakai  para anggota organisasi maupun pakaian koleksi masyarakat yang selama ini hanya tersimpan saja dalam lemari dan bahkan belum pernah dipakai sama sekali, sehingga harganya pun sangat terjangkau.

“Ya, kita menyediakan pakaian sebanyak 100 potong lebih tiap hari selama bulan Ramadhan dan hampir semua terjual, pakaian masih bagus dan bermerek,”tandasnya.

Kepala Dusun Lokok Sutrang Ariandi mengatakan, bazar Ramadhan yang di gelar oleh organisasi pemuda Bajang Patuh ini menawarkan harga yang lebih murah dari harga pasaran. Sebab selain barang langsung diperoleh dari distributor Lampak, dari anggota organisasi sendiri dan sumbangsih dari masyarakat Dusun Lokok Sutrang yang memiliki pakaian lebih yang mereka tidak pernah pakai, pun juga langsung dibeli dari kas organisasi Bajang Patuh (BP) maupun di support dari pemerintah dusun.

Pengunjung dari kalangan ibu-ibu

Dikatakan, bazar baju murah ini menjadi buruan warga sekitar. Tak peduli kualitas, asal harga murah, warga tetap berjubel di bazar baju ini.”Ya, ada baju bekas, juga baju baru. Harganya murah dan layak pakai. Intinya kan kami menyediakan bazar baju murah sehingga dapat dijangkau masyarakat luas,” jelas Kepala Dusun Lokok Sutrang Ariandi ditemui di sela-sela gelaran bazar murah Ramadhan kemarin.

Lantas dari mana baju-baju bekas itu diperoleh? Pria yang akrab disapa Jandi ini menjelaskan, bahwa baju-baju murah dan berbagai jenis pakaian yang di jual pada ajang gelaran bazar murah Ramadhan tersebut berasal dari usaha terpadu organisasi pemuda Bajang Patuh Lokok Sutrang.

Selain sumbangan itu, para pegawai Pemerintah Desa Santong Mulia pun rupanya tidak mau ketinggalan, ikut pula berpartisipasi menyumbangkan pakaian layak pakai untuk koleksi organisasi Bajang Patuh dalam penyelenggaraan bazar murah tersebut.

Kepala Desa Santong Mulia melalui Plt. Sekretaris Desanya Zaenulhadi, sangat mengapresiasi kegiatan bazar amal pakaian pantas pakai dari organisasi Bajang Patuh tersebut. “Saya apresiasi kegiatan sosial ini, semoga kedepan kegiatan serupa lebih ditingkatkan dan lebih semarak dan bermanfaat lagi bagi masyarakat Lokok Sutrang dan sekitarnya, serta tetap menjaga guyub rukun untuk mendukung program-program pemerintah dusun maupun Desa Santong Mulia yang baru berdiri ini,”ingat Zaenulhadi, yang juga biasa disapa dengan sebutan Bang Je ini.

Narimah (64), salah seorang pengunjung yang saban hari selalu nyanggol di lokasi kegiatan bazar murah Ramadhan tersebut mengaku senang melihat kegiatan positif yang dilakukan oleh Organisasi Bajang Patuh Lokok Sutrang, dengan menggelar bazar pakaian murah pada momen bulan Ramadhan ini. “Ini kegiatan yang positif dan layak ditiru, karena memang kegiatan seperti ini bagus sebagai tempat ngabuburit jelang berbuka puasa, sambil pilih-pilih baju buat lebaran,”ucap Narimah, yang juga dikenal dengan panggilan Mak Eber ini.

Narimah alias Mak Eber

Rupanya banyak pengunjung tergoda dengan harga murah yaitu mulai Rp1.000 hingga Rp 25 ribu. Toni Risanto, Wakil Ketua Karang Taruna Panji Daring Desa Santong Mulia menyatakan, memang tidak ada patokan harga khusus. “Ya pokoknya kalau yang bagus kita jual lumayan lah,” ujar Toni, yang mantan Ketua Lampak Mengabdi ini serius.

Dengan harga yang terbilang murah meriah, benarkah baju-baju yang dijual Bajang Patuh layak pakai? Dari pantauan penulis, ternyata beberapa baju yang dijual oleh organisasi  BP tersebut, memang layak di pakai. Karena memang, barang-barang yang dijual tersebut adalah disamping hasil pengumpulan dari anggota BP, pun sumbangan dari masyarakat yang memang pakaian koleksi mereka dilemari dan tidak pernah dipakai serta masih baru dan masih mereknya juga.”Jadi, semuanya masih baru dan sangat layak dipakai,”terangnya.(eko).

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
kartal escort pendik escort sex hikaye