04/05/2021

Santong Mulia (SanMu),— Pengurus El Iman Lombok Utara dan masyarakat sekitar Dusun Lokok Sutrang, buka puasa bersama Kajian Australia Majelis Indonesia Sisters Sidney (KAMISS), di Sekretariat El Iman,Senin (03/05).

Kegiatan tersebut,selain di hadiri pengurus El Iman dan masyarakat sekitar, pun dihadiri pula oleh Organisasi pemuda Bajang Patuh, para Santri TPQ El Iman, para ustadz dari seluruh TPQ dalam wilayah Kecamatan Kayangan dibawah naungan Yayasan El Iman Lombok Utara dan undangan lainnya.

Ust. Usman, S.Pdi, saat sampaikan tausiyah

Ketua Yayasan El Iman Lombok Utara Agus Yospendi mengatakan, kegiatan buka puasa bersama ini terselenggara atas adanya penyaluran dana iftar jama’i dari para akhwat yang tergabung dalam Majelis Indonesia Sisters Sidney yang ada di Australia. “Ya, iftar Jama’i ini kita gelar, karena ada dana khusus yang disalurkan dari Majelis para akhwat di Australia, yang memang diperuntukkan buat buka puasa bersama di El Iman,”katanya.

Dikatakan, bulan Ramadhan adalah bulan dimana semua orang berlomba-lomba untuk beramal shaleh. Dalam rangka mempererat silaturahmi dan berbagi kepada sesama itulah,  maka KAMISS mengadakan acara Ifthar Jama’i bersama El Iman. Ia juga mengatakan bahwa salah satu tujuan Iftar jama’i ini adalah untuk mempererat ukhuwah sesama, melatih tanggung jawab dan kerja sama.

Sebagian Pengurus El Iman dan Bajang Patuh

Acara Iftar Jama’i yang dibuka dengan Tausiah singkat dari ustaz Usman, S.Pdi tersebut, berlangsung sangat sederhana dengan dilandasi suasana kekeluargaan. Adapun tausiyah yang disampaikannya adalah tentang empat golongan manusia yang dirindukan surga. Ust. Usman yang pernah puluhan tahun berdakwah di Maluk Sumbawa Barat tersebut, pada penyampaian tausiyahnya, menukil dari Hadits nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa golongan yang dirindukan surga itu pertama adalah orang yang rajin membaca Al-Qur’an, Kedua orang yang menjaga lisannya. Karena lisan adalah salah satu panca indra yang sangat rawan yang dapat menuntun manusia kepuncak kemuliaan dan menjerumuskan manusia kejurang kehancuran. Ketiga adalah orang yang memberi makan kepada mereka yang kelaparan, “karna inilah sebenarnya salah satu tujuan orang berpuasa, yakni peka terhadap penderitaan sesama,” urainya.

Hidangan persiapan Iftar Jami’

Dan yang keempat, kata ustadz Usman adalah orang yang berpuasa dibulan Ramadhan. Orang jenis ini yang dirindukan surga tentu bukan sekedar berpuasa tanpa makan dan minum, tapi benar-benar dapat menahan dan mengendalikan hawa nafsunya.

“Mari kita jadikan bulan mulia , bulan Ramadhan ini agar bagaimana surga bisa merindukan kita”, pungkasnya dihadapan jamaah ifthar jama’i El Iman.

Diakhir tausiyahnya, ustadz Usman memimpin do’a.  Usai iftar jama’i dilanjutkan dengan sholat Maghrib berjamaah di Mesjid Baiturrahim Lokok Sutrang.

Sementara itu, pembina Yayasan El Iman Lombok Utara Ustadz Swardi mengatakan, kegiatan iftar jama’i ini digelar pihaknya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Lebih-lebih kegiatan ini didukung oleh perkumpulan kajian para akhwat yang ada di Australia. Ia juga menyebut bahwa terselenggaranya kegiatan Iftar jama’i tersebut adalah sifatnya mendadak. “Ya, kami di hubungi oleh Majelis Indonesia Sisters Sidney sehari sebelumnya, agar di El Iman segera menggelar iftar jama’i khusus akhwat dan masyarakat sekitar. Tanpa fikir panjang, tawaran ini pun kami respon. Sehingga persiapan segala sesuatunya juga kami persiapkan serba mendadak,”terangnya, seraya menambahkan, pihaknya bersyukur kegiatan iftar jama’i tersebut bisa berjalan sesuai dengan harapan, yang walau boleh dibilang mendadak.

Peserta ifthar jama’i El Iman

Ustadz Swardi yang juga dikenal dengan panggilan Abu Umamah ini menyebutkan, selain iftar jama’i dari  Kelompok kajian para akhwat yang ada di Australia saat ini, dua hari kedepan juga akan ada iftar jama’i ditempat yang sama, yakni dari perkumpulan para akhwat yang ada di Singapura. “Alhamdulillah, pada momen bulan Ramadhan tahun ini, banyak sebenarnya para donatur yang ingin menyalurkan dana buat iftar jama’i di El Iman Lombok Utara ini. Akan tetapi, karena memang terlalu banyak, jadi kita batasi,”ungkapnya.

Ketua Organisasi pemuda Bajang Patuh Lokok Sutrang Yudi Ariadi menyambut baik iftar jama’i yang di gelar pihak El Iman Lombok Utara dan Kamiss tersebut. Ia juga sangat mengapresiasi kegiatan yang penuh berkah ini. “Semoga kegiatan serupa bisa terus ada pada momen yang sama pada tahun-tahun mendatang,”asanya.

Dikatakan Yudi, dengan diadakannya Ifthar jama’i ini, diharapkan semakin terjalin eratnya tali silaturrahmi sesama keluarga besar El Iman Lombok Utara dengan masyarakat sekitar dan dengan organisasi Bajang Patuh, saling kenal mengenal diantara para ustadz. Sehingga semakin eratnya rasa kekeluargaan serta rasa kebersamaan dalam lingkungan bingkai yang dibalut kekeluargaan. Sehingga respon masyarakat sekitar pun sungguh luar biasa terhadap keberadaan El Iman. “Ini patut kita berikan apresiasi,”tutupnya. (eko)

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
kartal escort pendik escort sex hikaye