13/11/2021

LOMBOK TENGAH, SK.NET – Bupati Lombok Tengah  (Loteng) NTB, HL.Pathul Bahri S.Ip hanya tersenyum, ketika beliau hendak masuk Sirkuit Mandalika, tiba-tiba Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menutup pintu tersebut.

Begitulah kira-kira curhatan salah satu orang dekat Bupati Lombok Tengah yakni Lalu Amrillah yang dituangkan dalam akun facebooknya saat ia ikut bersama-sama Bupati ke acara peresmian Sirkuit tersebut.

“Satu kata Buat Bupati Lombok Tengah “Ikhlas”. Meskipun panggung diduga nyaris tidak diberi saat peresmian Sirkuit Mandalika.

“Ikhlas dan hanya tersenyum saat pintu ditutup Paspampres ketika memasuki Sirkuit, meskipun kau seroang penguasa wilayah. Namun sabar Pak Bupati, Bapak tidak sendiri, sekelas Komisaris ITDC H.Irzani-pun harus tertahan bersama bapak saat menuju Sirkuit,”kata Lalu Amrillah.

Tidak perlu mendampingi penandatanganan prasasti peresmian Sirkuit, yang penting Sirkuit ada di Lombok Tengah.Biarlah diwakili Pak Gubernur sebagai perpanjang tanganan pemerintah pusat.

“Cukup Bapak bisa berpose sama Pak Presiden dan Motor-nya di luar sirkuit saja kami senang. Yang pasti kami bangga peresmian Sirkuit berjalan aman dan lancar. Semoga tetap Istiqomah Pak Bupati. Semoga sehat selalu Bapak Bupati,”tutup Lalu Amrillah.

 

Terkait dengan tidak bisanya Bupati Lombok Tengah masuk ke dalam Sirkuit Mandalika dan berdekatan dengan Presiden, Sekda NTB HL.Gita Ariadi pada Sabtu 13/11/2021 menjelaskan, semua diatur oleh pihak protokoler Istana.

Apalagi Paspampres dalam menjalankan protokoler tersebut memang sangat ketat dengan ketentuan umum, Gubernur dan Forkopinda terbatas Kapolda dan Danrem.

“Hanya itulah yang melakukan penjemputan ke Bandara,”kata Sekda.

Sementara untuk Bupati dan atau Walikota lanjut Sekda, menyambut di lokasi acara.

Bila acara lebih dari satu titik di kab/kota yang sama, Sekda Provinsi menyambut di lokasi acara kedua.

“Seperti acara kemarin itu, Sekda Provinsi bertugas di Masjid Nurul Bilad,”jelas Sekda.

Sekda menjelaskan, tidak bisa tiba-tiba mau merapat ke Presiden, kecuali dipanggil oleh Presiden misalkan untuk berpoto dan lainya.

“Loek semeton jari mauk befoto kance Presiden dan Gubuernur.  Sang Pak Bupati lebih utamakan rakyatnya befoto kance Presiden dan Gub,”imbuh Sekda.

Saat Presiden dan Gubernur di Masjid Nurul Bilad, dirinya tutur Sekda mempersilahkan Bupati Lombok Tengah bersama-sama dengan Presiden dan Gubernur di shaf terdepan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye