11/08/2018

Talentafm, LOMBOK TENGAH,SK – The Mandalika Lombok tetap aman dikunjungi wisatawan karena sama sekali tidak terdampak gempa. Bangunan-bangunan hotel, villa dan restaurant yang ada tidak alami kerusakan. Namun demikian para pelaku wisata yang ada dilingkar kawasan tetap waspada dan sampaikan rasa prihatin terhadap korban gempa yang ada di Lombok Utara dan sebagian Lombok Timur.

Mandalika Beach Park Lombok Tengah

Hingga saat ini kondisi kawasan The Mandalika Lombok tetap berjalan seperti biasanya. Wisatawan mancanegara dan domestik yang sejak sebelum gempa Lombok terjadi sudah berada dan menikmati keindahan Lombok, tetap bertahan hingga saat ini dan merasa tetap aman dan nyaman.”Tamu-tamu juga tetap bertambah seperti semula, akupensi juga bertambah seperti biasanya,”tutur Ana pengelola Riviera Hotel and Villa`s Kuta Mandalika, Jumat (10/8) di Kuta.

Pihak pengelola hotel dan pelaku wisata yang berada pada lingkar The Mandalika Lombok di Kuta Pujut, saat ini terus menginfomasikan kepada dunia kalau di Kuta Lombok hingga saat ini tetap aman dikunjungi hal ini terlihat dari tidak satupun rumah warga yang ada dilingkar kawasan yang rusak.”Semua kegiatan usaha baik usaha travel dan lainya disini tetap berjalan dan aman-aman saja,”imbuhnya.

Menurut Ana, suasana aman seperti di The Mandalika Lombok juga masih ada disejumlah destinasy wisata lainya seperti di Senggigi dan bahkan yang ada disejumlah gili yang ada di NTB. Hanya saja , pasca gempa ada proses pemulihan yang harus dilakukan oleh pemerintah sehingga beberapa destinasy belum bisa dikunjungi.”Justeru dengan kejadian ini, kita harus kuat dan belajar bagaimana menghadapi bencana. Duka kita tidak boleh terus menerus dibiarkan, karena kita masih kuat dan hidup terus berlanjut dan keindahan Lombok masih terus jadi berkah buat kita,”katanya.

Pelaku pariwisata lainya, Pengelola Palate Café and Restourant, Etik Purwanti menuturkan, masih banyak wisatawan domestik dan juga mancanegara yang enggan meninggalkan Lombok. Mereka masih belum puas untuk menikmati berbagai macam Destinasy wisata yang ada terutama keindahan alamnya.”Semalam bahkan ada banyak wisatawan yang malah hanya pindah hotel saja ke kawasan The Mandalika dan kebetulan pindah ke hotel kami,”ungkapnya.

Para wisatawan lanjut Etik, sepertinya sadar bahwa dampak gempa tidak terjadi secara meluas di pulau Lombok namun hanya ada pada titik-titik tertentu dibagian Lombok Utara dan Lombok Timur saja. Dan masih banyak alternative pilihan kawasan pariwisata yang tetap aman dikunjungi salah satunya yakni kawasan The Mandalika Lombok.”Malah The Mandalika Lombok seolah jadi lokasi pengungsian yang aman buat mereka,”ujarnya.

Selain itu, wisatawan yang sudah melakukan reserve jauh-jauh hari sebelumnya tidak membatalkan niatnya untuk mengunjungi Lombok yang indah ini. Bahkan pasca gempa terjadi, mereka nyatakan tetap akan datang berkunjung ke The Mandalika Lombok. Walau ada beberapa yang ragu, bisa diyakinkan dengan baik oleh para pengelola hotel yang ada.”Kita bahkan sampai berikan foto terkini suasana sekitar kawasan melalui video live juga, makanya mereka yakin Mandalika aman dan tetap mau datang,”tandasnya.

Sementara itu, Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC, Ngurah Wirawan menyampaikan, Lombok merupakan pulau yang indah. Begitu juga dengan gili, senggigi dan destinasy wisata lainya. Untuk itu dunia pariwisata harus terus tetap berjalan. Disamping terus menyampaikan rasa prihatin terhadap para korban gempa.”Saat ini komunitas pelaku pariwisata di The Mandalika sepakat Itdc sebagai posko pemberian bantuan,”katanya.

Berbagai bantuan dari pengelola hotel da atau restaurant akan menyalurkan bantuanya melalui Itdc. Hal ini disepakati dalam sebuah rapat yang dilakukan Jumat siang kemarin di Itdc. Hal itu agar bantuan yang mereka berikan bisa terarah dengan baik.”Kebetulan kami dari BUMN ini oleh pemerintah daerah telah kebagian tugas untuk penanganan pemberian bantuan 10 desa yang terdampak dan salah satunya sudah kami serahkan bantuan ke Desa Jeringo Kecamatan Gunungsari Lombok Barat,”ungkapnya.

Bantuan untuk korban gempa itu lanjut Ngurah Wirawan akan terus menerus disalurkan setiap harinya sensuai dengan kebutuhan para korban gempa di pengungsian.

Terkait dengan kontruksi bangunan dikawasan Itdc, Ngurah Wirawan menyampaikan, seluruh kontruksi bangunan yang ada dikawasan dalam kondisi aman. Hal ini terlihat dari tidak ada satupun bangunan yang rusak paska gempa Lombok. Bahkan untuk lebih meyakinkan kondisi itu, Itdc berinisiatif melakukan pengecekan terhadap seluruh bangunan yang ada.

Untuk pengecekan itu, Itdc bekerjasama dengan pihak Forensik Laboraturium Universitas Brawijaya Malang. Saat ini tim forensik tersebut sudah melakukan pengecekan hampir keseluruh bagian bangunan yang telah dibangun oleh Itdc dan rekanan. “Sejauh ini tidak ada satupun bangunan yang rusak dikawasan ini. Bahkan bangunan yang saat ini sedang dibangun juga bisa dilihat sendiri, tidak ada yang rusak,”jelasnya.

Ditempat terpisah, Ketua Tim Forensik Laboraturium Universitas Brawijaya Malang, Ir. Sugeng P. Budio,MS.IPM.AU mengatakan, secara umum seluruh bangunan dikawasan Itdc tersebut dalam kondisi baik. Namun demikian hingga saat ini pihaknya bersama tim masih terus melakukan pengecekan hingga beberapa hari kedepan.”Secara pandangan mata kami tidak ada melihat adanya bangunan yang rusak apalagi retak,”katanya.

Namun demikian, pihaknya saat ini belum bisa memberikan keterangan terkait dengan hasil pengecekan tersebut. Ia perkirakan pengecekan akan masih dilakukan hingga 6 hari kedepan agar pihaknya bisa melakukan pemeriksaan final. Karena akhir dari pemeriksaan itu akan diterbitkan Sertifikat Layak Fungsi. :”Tapi kami bersama tim merasa aman disini walau kami dengar diluar sana ada beberapa gempa susulan,”ucapnya. (ding)

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye