06/08/2018

Simalungun (Suara Komunitas.Net) – Pelaksanaan Program Nasional Vaksinasi Campak dan Rubella yang dimulai hari Senin (6/8) di lokasi SD Negeri 091590 ternyata mendapat penolakan dari kalangan orangtua murid. Ketika para orangtua mengetahui ada kegiatan vaksinasi di sekolah anak-anaknya, puluhan orangtua langsung mendatangi sekolah dan menolak anaknya dilakukan vaksinasi.


Ada 2 lokasi SD Negeri (091590 dan 091587) yang ramai-ramai di datangi para orangtua, bahkan ada orangtua yang langsung
membawa pulang anaknya ke rumah.

Beberapa orangtua yang dihubungi Pewarta mengatakan, mereka tidak setuju anaknya dilakukan vaksinasi karena khawatir anaknya setelah di vaksin mengalami kejang-kejang bahkan bisa berakhir dengan kematian.

“Kami baca di media, dan informasi yang berkembang, ada efek samping dari pelaksanaan vaksinasi bagi pertumbuhan anak-anak,”kata seorang ibu yang membawa pulang anaknya.

Kepala Puskesmas Serbelawan dr Donny (foto) dan Camat Dolok Batu Nanggar Ryan Fahrijal SIP terlihat berusaha memberi penjelasan kepada orangtua murid, namun hanya sedikit yang dapat memahaminya.(sk-bay)

Editor : Tohap P.Simamora

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye