13/07/2018

Jendela kantor KUA Sambelia dibobol

Lombok Timur, SK – Setiap orang atau masyarakat ingin agar hidupnya bisa tenang, penuh kedamaian tanpa ada ketakutan. Karena Allah memberikan kita kehidupan untuk kita nikmati disamping untuk beribadah kepadaNya.

Untuk menikmati kehidupan yang Allah anugerahkan kepada setiap manusia, maka kita juga harus siap menjaga diri dari perkataan, perbuatan yang tercela, yang bisa merugikan orang lain.

Allah menciptakan bumi ini sebagai tempat untuk berpijak. Diciptakan waktu siang dan malam. Siang Allah ciptakan untuk mencari rezeki guna menopang kehidupan. Kemudian, Allah ciptakan malam, untuk manusia dan hewan beristirahat setelah seharian beraktivitas.

Tapi, tidak dengan yang satu ini. Meskipun Allah menciptakan waktu malam untuk beristirahat, namun ada saja manusia memanfaatkannya untuk mencari rezeki dengan cara mencuri barang yang bukan miliknya. Sebagaimana yang terjadi pada Kantor Urusan Agama (KUA) Sambelia, LombokTimur.

Kronologis kejadian, pada (10/7) sekira pukul 02.00 – 03.00 WITA, KUA Kecamatan Sambelia dibobol maling. Maling yang diperkirakan beranggotakan 2 hingga 3 orang tersebut berhasil memecah kaca jendela milik KUA Sambelia.

Kawanan maling tersebut berhasil menggasak alat-alat elektronik seperti laptop dan hape (HP) milik penghulu Sambelia Ustadz Muhammad Zaeni dan milik salah satu staf KUA Bapak Maskam.

Disamping 3 buah laptop beserta flashdisknya, dua buah ponsel Android merek Samsung dan uang diperkirakan sebanyak tiga juta rupiah, berhasil digasak kawanan pencuri. Mereka (korban) baru menyadarinya pada pukul 04.05 pagi ketika Ustadz Zaeni hendak keluar untuk mengambil air wudhu karena akan melaksanakan sholat subuh.

Menurut keterangan Ustadz. Zaeni, dia menaruh laptop dan androidnya di dalam ruang kerja sambil di cas. Kemudian setelah itu, dia tidur bersama dua orang rekannya di kamar sebelah. Entah kenapa lanjutnya, malam itu sekitar pukul 23.00 matanya terasa berat karena ngantuk yang tak tertahankan.

“Biasanya saya tidak pernah ngantuk seberat itu padahal masih pagi. Saya coba bertahan sambil menonton berita di android yang saya pegang, namun sama sekali tidak bisa,” terangnya ketika awak media mendatangi kantornya.

Diceritakan Maskam, Baju yang tergantung di dinding beserta tas yang digunakan untuk menyimpan berkas penting administrasi kantor juga dibawa kabur pencuri. Baru setelah pagi barang-barang seperti baju dan yang lainnya ditemukan oleh salah seorang warga Sukni ditengah sawah tanaman jagung. Sedang barang-barang berharga lainnya tidak bisa ditemukan.

Pagi itu juga, Maskam bersama rekannya Lalu. Ahmad Madani langsung melakukan laporan kecurian ke sektor Sambelia. Tidak berselang lama polsek Sambelia langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hasilnya, polisi belum bisa memastikan siapa pelakunya karena masih dalam proses penyelidikan.

Masyarakat dan juga korban berharap, dengan sering terjadinya pencurian dengan modus yang sama selama ini, agar polisi bisa mengungkap tuntas siapa pelakunya. Ini dimaksudkan supaya tidak terjadi hal yang sama secara berulang-ulang pada masyarakat Sambelia.

Masyarakat juga mengharapkan kepolisian sektor Sambelia bisa bekerja profesional agar pelakunya bisa diungkap secepat mungkin sebab, masyarakat sudah mulai resah atas kejadian ini apalagi yang dibobol adalah instansi pemerintah. (Fikri MS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye