Talentafm LOMBOK TENGAH,SK – Tidak hanya panitia yang sibuk mempersiapkan Lomba Lari Marathon TNI 2018 yang akan digelar pada Minggu 4 November 2018 di The Mandalika Beach Park Desa Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah, masyarakat sekitar juga ikut sibuk mempersiapkan perhelatan tingkat Internasional tersebut.

Tiga puluhan ibu-ibu Dusun Mong Desa Kuta ini, pada Jumat malam 2/11/2018 bergotong royong membersihkan jalanan yang ada disekitar lingkungan mereka. Secara berkelompok ibu-ibu ini membagi tugas ruas jalan yang mana saja yang menjadi tanggung jawab mereka untuk dibersihkan saat sampah mulai terlihat berserakan.
“Namanya juga orang banyak, walau telah disediakan bak sampah yang cukup banyak, namun ada saja sampah yang terkadang terlihat dibuang dijalan. Itu yang kita bersihkan, kalau bukan kita siapa lagi yang akan membersihkanya,”kata Ibu Lala sambil menyapu saat ditanya reporter Radio Talentafm.
Ibu lala menuturkan, dengan inisiatif sendiri bersama dengan ibu-ibu lainya yang kebetulan berada dilingkar lokasi pelaksananaan Lomba Lari Marathon TNI 2018 ini sepakat agar selama kegiatan berlangsung, lingkungan mereka tampak bersih dan asri.
“Malu dong begitu banyak orang datang dari luar negeri terus halaman rumah kita, jalan-jalan kita tampak kotor dan jorok oleh sampah. Kita tidak bisa mengandalkan petugas kebersihan yang sudah ada, seberapa sih kemampaunya. Untuk itu kita sepakat gotong royong,”imbuh Ibu Lala.
Sesuai kesepakatan lanjut Ibu Lala, menyapu dan membersihkan sampah yang ada dijalan sekitar lokasi lomba lari dilakukan sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Malam hari seperti yang dilakukan saat itu, pagi hari sekitar pukul 06.00 wita, siang sekitar pukul 13.00 wita dan sore sekitar pukul 17.00 wita.
“Saya melihat dari hari kemarin, begitu banyak orang berdatangan kesini. Bule-bule, orang lokal dan lainya. Syukur sampah yang dibuang ke jalan juga tidak banyak dan ini yang bisa kami lakukan untuk sukseskan acara ini. Kita berharap gotong royong beigini seterusnya saat hari-hario biasanya,”harapnya. (ding)