404 Not Found


nginx/1.18.0 (Ubuntu)
Potensi Desa Sangat Banyak Untuk Dikembangkan - SUARA KOMUNITAS
06/04/2017

Sikur–speakerkampung.net— Potensi sumber daya alam di desa sebagai peluang usaha cukup banyak dan menjanjikan. Ini jika masyarakat desa tersebut memiliki skill untuk mengolah dan mengelolanya dengan baik.

Kalimat ini tercetus dari bibir seorang Kepala Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Lalu Wiranom, S.H. Ia menceritakan, sebagian masyarakatnya mulai berpikir untuk mengembangkan usaha dengan memanfaatkan potensi desanya.

“Adanya program ADBMI & Friends ini, warga kami mulai membaca peluang usaha dengan mengembangkan potensi yang ada,” ujarnya saat ditemui di Link Hom Stay, Desa Kembang Kuning, Kamis(23/3/2017).

Saat ini, warga juga mulai membidik potensi desa seperti ubi jalar, singkong, kopi dan buah nanas. Ini dapat di olah sehingga mendapatkan nilai yang ekonomis.

Selain itu banyaknya pohon bambu di desa itu sekolompok warga mulai mengolahnya dengan membuat aksesoris dan peralatan rumah. Namanya kelompok usaha kreatif Dusun Benteng daya, kelompok pengerajin ini mengkreasikan aksesoris seperti lampu, angklung, tempat bunga dan kreasi lainya. “Hasil kerajinan ini tidak hanya dipasrkan di daerah kabupaten Lombok Timur, tapi juga dipasarkan ke luar daerah juga,” ujar Wiranom.

Sebenarnya lanjut Wiranom, potensi yang ada di desa sangatlah banyak, mulai dari usaha rakyat, pertanian, wisata, kerajinan tangan, industri rumah tangga, atau kelompok usaha. “Potensi ekonomi desa ini banyak, tapi disadari atau tidak potensi ekonomi yang ada ini belum terkelola dengan baik,” paparnya.

Ia berharap melalui program kemakmuran hijau yang dilaksanakan oleh konsorsium ADBMI & Friends ini, masyarakat akan mampu mengembangkan potensi sumber daya yang ada. Sehingga peningkatan ekonomi masyarakat dapat terwujudkan. Hal serupa juga disampaikan Koordinator Pusat Inkubasi Bisnis Desa (PINBID) Desa Kembang Kuning, Sunaini. Ia mengatakan, banyaknya potensi desa yang ada ini akan kami pilah sesuai kemampuan dasar warga. Misalnya soal keterampilan mengolah makanan dan keterampilan membuat aksesoris, ini rencanannya akan di bedakan.

Namun yang terpenting di sini adalah pendampingan dan pembinaan dari program ini yang harapkan akan berkelanjutan. “Mulai dari pengolahan hasil usaha ekonomi rumah tangga hingga pemasaran itu sendiri, sehingga warga akan terus menerus mengolah potensi desa itu sendiri," harap Sunaini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

 

kartal escort pendik escort sex hikaye