21/10/2018
Salah satu aksi Perguruan Pencak Silat Nasional (PSN) ISMD Putra Setia

Jakarta, SK – Pengurus Besar (PB) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI)‎ akan gelar kejuaraan Pencak Silat open turnamen tingkat Nasional 2018. Rencananya turnamen ini akan digelar selama empat hari yaitu mulai hari Minggu – Kamis, tanggal 4-8 November 2018 di Gedung Olaghraga (GOR) Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur.

Tidak ketinggalan, perguruan Pencak Silat Nasional (PSN) ISMD Putra Setia akan turut ambil bagian dalam turnamen yang diikuti pesilat-pesilat dari berbagai wilayah Indonesia. Perguran ini akan mengirimkan wakil pesilatnya yang tersebar di beberapa lokasi.

“Keikutsertaan para pesilat ISMD Putra Setia di Kejurnas Pencak Silat open turnamen tingkat Nasional 2018 sebagai salah satu ajang untuk menempa kepercayaan diri mereka tampil di muka umum dan di atas matras dengan lawan yang belum mereka kenal. Selain itu juga untuk menunjukkan kemampuan para pesilat dengan pelajaran jurus-jurus yang didapat di tempat latihan selama ini,” kata Jhon Winarto, Litbang dan Pelatih perguruan ISMD Putra Setia, saat dijumpai wartawan, di Jakarta, Minggu, (21/10).

Saat ditanyakan soal kesiapan para atletnya, Jhon begitu panggilannya menyatakan pesilatnya sudah siap tampil 100 persen. Ditegaskannya bahwa para pesilat di bawah binaannya terus ditempa dengan berbagai latihan yang cukup melelahkan. Oleh sebab itu para pesilatnya sudah sangat siap untuk mengikuti turnamen, baik di kelas tanding ataupun di kelas seni tunggal.

“Semoga apa yang telah diajarkan para pelatihnya dapat dilaksanakan. Soal urusan menang ataupun kalah bukan hal yang terlalu utama. Memang semua pelatih dimanapun ingin para atlet didiknya dapat menang. Tapi yang paling penting adalah mereka menang untuk menaklukkan rasa takut dan rasa kurang percaya dirinya saat tampil di arena pertandingan,” tegasnya.

Senada dengan pernyataan Jhon, Evi Julianti yang juga sebagai pelatih mengungkapkan bahwa para pesilatnya sudah siap tampil di arena kejurnas. Yang paling utama dalam persiapan menghadapi turnamen tersebut yaitu kesiapan mental dan psikologis para atlitnya. Dia berharap saat laga berjalan para pesilatnya tidak grogi.

Menurutnya, dari segi kemampuan gerakan dan fisik para wakil dari perguruan ISMD Putra Setia sudah tidak meragukan lagi. Hal ini karena dalam setiap kali pertemuan selalu ada peningkatan durasi latihan tanding dengan teman seperguruan.

“Begitu juga dengan latihan fisiknya pun kita tingkatkan. Kami ingin mereka bisa tampil yang terbaik dengan hasil yang terbaik pula. Karena itu kami mohon doa dari seluruh anggota PSN ISMD Putra Setia agar kami bisa ikut bertanding,” kata Evi.

Sekadar informasi, kejuaraan nasional pencak silat ini bisa diikuti oleh remaja, dewasa, pelajar, mahasiswa, perguruan pencak silat, beserta atlit binaan daerah baik Pengprov, Pengkab, Pengkot, untuk memperebutkan Piala Ketua Umum PB IPSI H. Prabowo Subianto. Untuk Kejurnas kali ini pihak panitia membatasi peserta sampai 500 atlit.

Kejurnas ini dilaksanakan oleh Korps Lembaga Wasit Juri Provinsi DKI Jakarta bersama lembaga terkait dengan mempertandingkan 2 kategori yakni Tanding (fight) dan Seni Tunggal, Ganda, Regu (TGR). Kejurnas ini mengusung tema Pendekar Pencak Silat Adalah Pejuang dan Ksatria Pembela Tanah Air NKRI, pun membagi kelas-kelas antara lain kelas A sampai H untuk putra dan putri, dan Kelas I untuk PA kategori Tanding. Selanjutnya terdapat 6 kelas tanding PA/PI Dewasa dan 3 kelas lain khusus PA. Semua peraturan menggunakan Munas IPSI 2016 dan Digital Scorring. (Pambudi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *