404 Not Found


nginx/1.18.0 (Ubuntu)
Peran Pemerintah Penting Dalam Pelayanan Kesehatan - SUARA KOMUNITAS
23/01/2018

Lombok Timur, SK- Penyelenggaraan pelayanan kesehatan pada masyarakat secara umum mempunyai arti penting. Tidak terkecuali bagi perempuan miskin, anak buruh migrant dan kaum disabilitas.

Untuk itu pemerintah dalam hal ini juga memiliki peran dan tanggung jawab besar. Beberapa alasan pokok yakni, pelayanan kesehatan masyarakat akan menjamin terpenuhinya keadilan sosial khususnya bagi masyarakat miskin. Sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin mutlak mengingat angka kematian anak balita tiga hingga lima kali lebih tinggi dibanding keluarga mampu.

Di sisi lain, memberikan pelayanan kesehatan oftimal bagi masyarakat miskin disinyalir dapat mengurangi delapan juta angka kematian setiap tahunnya. Hasil penelitian beberapa ahli kesehatan menunjukkan, kesehatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi yang baik, relatif dapat mengurangi angka kematian khususnya bagi anak-anak yang penghasilan keluarganya dibawah rata-rata (miskin). Dengan demikian, upaya mengatasi kemiskinan dengan prospek kedepan akan lebih baik dan dianggap berhasil.

Kemiskinan dan termarjinalkan dapat mempengaruhi kesehatan sehingga orang miskin menjadi rentan terhadap berbagai macam penyakit. Karena, mereka mengalami gangguan seperti, menderita gizi buruk, kurangnya pengetahuan warga tentang kesehatan, kurangnya perilaku hidup sehat dan bersih, lingkungan pemukiman yang kurang memadai, tingginya biaya kesehatan.

Bagi warga utamanya perempuan miskin, anak buruh migrant, dan kaum disabilitas untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang memuaskan adalah hal yang cukup sulit. Mereka harus memenuhi berbagai macam syarat administrasi yang ditentukan pihak rumah sakit. Syarat administrasi tersebut menjadi alat mempersulit pasien untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Pihak rumah sakit lebih mementingkan administrasi ketimbang pelayanan.

Buruknya layanan kesehatan masih menjadi keluhan kalangan masyarakat yang kurang mampu di Kabupaten Lombok Timur. Upaya pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan terhadap warga melalui Jaminan Kesehatan Masyarakat (jamkesmas) masih belum dapat terealisasi dengan baik. Pemerintah perlu memberikan perhatian khusus untuk menangani masalah ini. Hal ini karena kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara.

Negara berkewajiban memberi jaminan kesehatan kepada rakyatnya, termasuk didalamnya, perempuan miskin, keluarga buruh migrant dan orang berkebutuhan khusus.

Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28 dan, Undang-Undang Nomor 23 tahun 1992 tentang kesehatan menetapkan bahwa, setiap orang berhak mendapat pelayanan kesehatan. Maka, setiap individu, keluarga, dan masyarakat berhak memperoleh perlindungan terhadap kesehatanya, dan negara bertanggungjawab mengatur agar terpenuhi hak hidup sehat bagi rakyat termasuk masyarakat miskin dan tidak mampu.

Banyaknya warga miskin yang sakit akibat dari susahnya akses terhadap pelayanan kesehatan. Kesulitan akses pelayanan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti, tidak adanya kemampuan secara konomi karena biaya pengobatan penyakit yang relatif mahal. Upaya yang dapat dilakukan pemerintah dalam menghadapi permasalahan kesehatan di atas dapat dilakukan dengan cara, membebaskan biaya kesehatan dan mengutamakan masalah kesehatan yang banyak diderita masyarakat miskin seperti malaria, kekurangan gizi, PMS dan berbagai penyakit infeksi lain dan sanitasi lingkungan.

Mengutamakan penanggulangan penyakit warga kurang mampu, meningkatkan penyediaan serta efektivitas berbagai pelayanan kesehatan masyarakat yang bersifat non personal seperti penyuluhan kesehatan, regulasi pelayanan kesehatan dan penyediaan obat, keamanan dan kesehatan makanan, pengawasan terhadap ke

sehatan dan kebersihan lingkungan pemukiman serta kesehatan dan keselamatan kerja. Meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan masyarakat miskin, meningkatkan partisipasi dan konsultasi terhadap masyarakat miskin.

Untuk itu, Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara (PPMN) menganggap penting komitmen bersama dalam mengatasi persoalan yang ada ditengah masyarakat khususnya bagi masyarakat marjinal di Kabupaten Lombok Timur, khsusunya di tiga desa di Kecamatan Aikmel, antaranya, Desa Toya, Lenek dan Aikmel Utara.

 

Penulis: Speaker Kampung
Editor: Anggar

Leave a Reply

Your email address will not be published.

 

kartal escort pendik escort sex hikaye