05/12/2018

Simalungun (Suara Komunitas.Net) – Adanya aksi penolakan lokasi pembangunan Tugu Raja Siantar (Sang
Naualuh Damanik) di Lapangan H.Adam Malik (dh.Simarito) Pematang Siantar tidak ada kaitannya dengan
unsur SARA (Suka, Agama, Ras dan Antar Golongan).


Demikian ditegaskan Irjen Pol Drs.Maruli Wagner Damanik (foto) saat dihubungi Selasa (4/12) siang.
Menurut Mantan Kapolres Simalungun itu, pada hakekatnya tidak ada alasan untuk memindahkan lokasi tugu
Pendiri Kota Siantar tersebut, seperti yang tertuang dalam surat dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kota
Pematang Siantar.
“MUI P.Siantar sudah menegaskan tidak ada pelanggaran norma (kaidah) agama,”ungkapnya.
Putra Simalungun ini juga menyebutkan, jika lokasi pembangunan tugu melanggar ketentuan yang berlaku, maka
pihaknya yang pertama akan melakukan penolakan.
Sebagaimana diketahui, peletakan batu pertama pembangunan Tugu Raja Siantar ini sudah dilaksanakan pada
10 November 2018 lalu, saat Peringatan Hari Pahlawan. Akhirnya di stop pembangunannya oleh Walikota
P.Siantar sembari menunggu lokasi di tempat lain.(soemardi)

Editor : Tohap P.Simamora

Tagged on:

One thought on “Pemindahan Lokasi Pembangunan Tugu Sang Naualuh Bukan SARA

  1. Tak Ada alasan pemindahan Tugu SND, karean telah di lakukan peletakan batu pertama oleh Walikota Siantar, Ketua DPRD Siantar serta para ahli waris serta tokoh tokoh Simalungun.
    Bila terjadi pemindahan hal ini berarti pemko Siantar semena mena terhadap leluhur Damanik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *