08/04/2021

Gangga (SK),— Sebagai lembaga yang bertanggungjawab dalam pengembangan, pembinaan dan penghayatan nilai-nilai Al Qur.an, di harapkan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), harus terus di tingkatkan perannya. Demikian disampaikan Camat Gangga Parihin, ketika menyampaikan pengantar dalam rapat evaluasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 9 tingkat Kecamatan Gangga,Rabu (07/04).

Parihin, Plt. Camat Gangga

Rapat evaluasi yang berlangsung di aula Kantor Camat Gangga tersebut, selain di hadiri oleh Camat Gangga, Sekretaris Camat Gangga, pun dihadiri pula oleh para Kepala Desa, para Ketua dan Anggota LPTQ Kecamatan Gangga dan Desa, Ketua dan Anggota Panitia MTQ ke 9 tingkat Kecamatan Gangga dan para Kasi Kantor Camat Gangga.

Dikatakan Parihin, Pelaksanaan MTQ ke 9 tingkat Kecamatan Gangga yang di pusatkan di Desa Sambik Bangkol pada tahun ini, telah di apresiasi oleh pemerintah daerah maupun dari lembaga LPTQ Kabupaten Lombok Utara. Sehingga ia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia pelaksana dan para dewan hakam serta seluruh elemen masyarakat Desa Sambik Bangkol terhadap suksesnya kegiatan gelaran rutin tahunan tersebut. “Saya bangga terhadap pelaksanaannya, karena MTQ ini merupakan salah satu aspek dalam mempelajari Al Qur’an,”tandasnya.

Ia menilai, selama ini LPTQ memang telah banyak mencetak qori dan qoriah, hafizh dan hafiedzah serta mufassir yang berprestasi di daerah Tioq Tata Tunaq ini. “Meskipun demikian, selama ini saya lihat LPTQ belum dikelola secara optimal. Sehingga eksistensi LPTQ belum mampu melaksanakan fungsi yang sesungguhnya sebagaimana yang diharapkan”, katanya.

Untuk itu, ia mengingatkan agar peran dan fungsi LPTQ Desa ini bisa berjalan optimal, maka harus dikuatkan dengan dukungan penganggaran yang memadai. Untuk mendukung hal tersebut, kedepannya pihak Kecamatan Gangga juga akan melakukan hal serupa demi suksesnya program religi tersebut.”Insya Allah, dalam eksekusi nantinya bisa kita berkolaborasi,”tandasnya.

Parihin, mengingatkan LPTQ di daerah ini memiliki potensi cukup besar untuk mewujudkan fungsi-fungsi tersebut secara baik. Apalagi di Kecamatan Gangga ini  banyak terdapat pesantren dan sekolah-sekolah agama, guru-guru mengaji yang terlatih serta tokoh-tokoh agama yang memahami baca tulis dan isi kandungan Al Qur,an. Tentu tidak kesulitan dalam mencari calon peserta yang memang sudah mumpuni di bidangnya.

Terkait dengan dana pembinaan ke masing-masing LPTQ di tingkat desa, akan ada nantinya dianggarkan pihak Kecamatan Gangga. Pun pihak pemerintah desa juga diharapkan harus menyiapkan anggarannya untuk ini. “Ini wajib dianggarkan oleh pemerintah desa, karena memang dalam aturan, telah ditegaskan hal tersebut. Kemudian pada saat eksekusinya nanti, kita akan coba kolaborasi dengan pihak pemerintah desa. Hal ini kita maksudkan agar pembinaannya bersinergi dan terpadu,”ingatnya, sambil menyampaikan harapannya agar para Kepala Desa dalam wilayah administrasi Kecamatan Gangga ini siap untuk menyediakan anggarannya.

“Saya yakin, potensi-potensi peserta dari wilayah Desa dalam wilayah Kecamatan Gangga ini tersedia. Sehingga kita berharap masing-masing desa juga agar menyiapkan penganggarannya di APBDes nya,”tambahnya.

Untuk memperkuat keberadaan LPTQ Kecamatan dan Desa tersebut, Parihin berharap para Kepala Desa dan Kecamatan, berkolaborasi untuk penguatan lembaga ini. “Kita ingin menyatukan persepsi terkait bagaimana peran pemerintah, Kepala Desa dan LPTQ dalam mendukung kegiatan ini. Termasuk dalam hal penganggaran,”tandasnya.

Kasi Kesos, Nyoman Kartini dalam sesi diskusi memaparkan terkait dengan pertanggungjawaban pihaknya selaku seksi konsumsi. Ia menyebutkan bahwa pelaksanaan MTQ ke 9 tingkat Kecamatan Gangga tahun ini, sukses. Namun ia juga tidak pungkiri bahwa pasti ada kekurangannya. Namun semuanya bisa di sikapi. “Alhamdulillah, sukses,”ucapnya singkat, seraya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama pihak-pihak yang terlibat mendukung kegiatan tersebut.

Ketua LPTQ Kecamatan Gangga H.Samsudirman, yang diwakili Sekretarisnya Ifan Efendi mengatakan, pembinaan LPTQ Desa adalah merupakan kewenangan dari LPTQ Kecamatan. Sehingga untuk memperkuat kapasitasnya, maka perlu di dukung dengan kekuatan pendanaan. Terkait dengan hal tersebut, ia berharap agar pihak pemerintah desa berpihak lebih terhadap keberadaan LPTQ Desa, terutama dalam hal penyediaan penganggarannya. Sebab, katanya, selama ini, pihak desa kadang tidak serius dalam hal penganggarannya. Buktinya, ada beberapa desa yang tidak mengirimkan pesertanya pada ajang MTQ ditingkat Kecamatan beberapa waktu lalu. Padahal, sebutnya, potensi calon peserta dari wilayah tersebut ada. Itulah sebabnya ada calon peserta ikut dari daerah lain. Karena memang, tidak ada perhatian dari lembaga yang dibentuk. Untuk menghindari segala kemungkinan terjadinya hal tersebut, maka diperlukan peran LPTQ Desa lebih dimaksimalkan, terutama dukungan dana pembinaannya. “Ya, nanti kita dari LPTQ Kecamatan yang handle terkait hal pembinaan tersebut. Kita upayakan pada tahun-tahun mendatang, pembinaan menyeluruh lebih kita intensifkan. Sehingga paling tidak, outputnya bisa tampil lebih percaya diri di level yang lebih tinggi,”tegas Ifan.

Senada dengan itu, Ketua LPTQ Desa Gondang Ust. Watoni juga berharap ada pembinaan yang intensif secara terus-menerus dilakukan pihak LPTQ Kecamatan Gangga. Karena memang hal ini penting, mengingat masih banyak lembaga LPTQ tingkat Desa yang masih baru terbentuk. “Mohon ada pembinaan kepada LPTQ tingkat Desa, karena terus terang, kami baru terbentuk setelah pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan Gangga usai. Jadi, kami belum bisa berbuat banyak, karena kami masih baru. Jadi butuh pembinaan lebih serius dimasa mendatang, “tandasnya.

L.Wirindia, mantan Kepala Desa Sambik Bangkol yang saat itu masih aktif mengatakan, sangat setuju dengan ide Ketua LPTQ Desa Gondang, karena memang salah satu tugas LPTQ adalah menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an, menyelenggarakan Pembinaan Tilawah (baca dan lagu), Tahfidz (hafalan), Khat (tulis indah), Puitisasi isi kandungan Al-Qur’an) dan Pameran Al-Qur’an. “Saya setuju dengan pembinaan LPTQ Desa dimasa mendatang. Ini bisa dilakukan kolaborasi saat eksekusinya antara Pemerintah Kecamatan Gangga melalui lembaga LPTQ nya dengan pemerintah desa dalam hal maksimalkan pembinaannya,”asanya.

Terkait dengan adanya rencana akan digelarnya pemusatan latihan (training Center) bagi para kafilah Kecamatan Gangga persiapan menuju MTQ tingkat Kabupaten Lombok Utara usai Ramadhan nantinya, pihaknya sangat meresponsnya. Namun ia juga sependapat bahwa pembinaan para peserta wajib dilakukan secara sungguh-sungguh, agar hasilnya memuaskan. Pembinaan dengan metode pemusatan latihan ini, rencananya akan dipusatkan di dua lokasi, yaitu di pondok tahfiz Dasan Bangket pimpinan Ust.H.Syamsudirman dan di pondok pesantren miliknya Ust.Sudirman Luk. “Semoga rencana ini tidak ada kendala yang berarti, sehingga pelaksanaannya sukses,”tutup L.Wirindia.(eko)

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
kartal escort pendik escort sex hikaye