29/05/2021

Tanjung, (SK), –  Road show dalam rangka monitoring dan evaluasi Program PAUD Holistik Integratif (HI) dari Bunda PAUD Kabupaten Lombok Utara Hj Galuh Nurdiah Djohan Sjamsu di PAUD Syifa Anjani NW Dusun Paok Rempek Desa Genggelang Kecamatan Gangga (28/5/2021).

Hadir pula NTB Field Manager Save the Children Harun Anggo, Pelaksana Tugas Camat Gangga Parihin, Kades Genggelang Almaududi, Kadus Paok Rempek, Pengurus PAUD Syifa Anjani H.Sabnur, para guru serta wali murid.

Bunda PAUD Hj Galuh Nurdiah foto bareng

Bunda PAUD Hj Galuh Nurdiah dalam sambutannya menyampaikan, kunjungan ke PAUD Syifa Anjani yang berada di Dusun Paok Rempek Desa Genggelang ini memiliki perbedaan dengan PAUD lainnya, lantaran posisinya berada di pelosok dusun yang berbukit dan jauh dari pusat kota.

“Sampai saat ini, baru tiga PAUD HI yang kami kunjungi dari total 40 PAUD yang sudah HI di Lombok Utara. Kedepannya kami berharap kelanjutan kerja sama terus terjalin,” tuturnya.

Lebih lanjut Bunda PAUD yang juga Ketua PKK ini mengungkapkan demi kemajuan PAUD yang ada di Lombok Utara ini tidak bisa jalan sendiri perlu dukungan dari pemerintah. Baik di desa, kecamatan, bahkan kabupaten agar masalah terkait dengan anggaran PAUD menjadi perhatian bersama.

Kepada wali murid, Bunda PAUD KLU berpesan, apa yang diperoleh anak-anak di sekolah menjadi kebiasaan baik diajarkan guru untuk diterapkan di rumah serta memperhatikan gizi makanan anak-anak.

Bunda PAUD Hj Galuh Nurdiah meninjau saat proses belajar-mengajar

Sementara itu, NTB Field Manager Save the Children Harun Anggo, pada kesempatan tersebut juga menyampaikan, untuk program pendampingan PAUD saat ini dilaksanakan di tiga kecamatan, yakni di Kecamatan Bayan, Kayangan dan Gangga.

“Kami sudah membangun dan merenovasi sekitar 40 PAUD. Program pendampingan Save the Children tidak semata-mata untuk fisik saja, melainkan SDM mulai komite, guru, siswa dan memberikan fasilitas lengkap agar para guru dan siswa bisa belajar dengan baik,” imbuhnya.

Sementara itu, Pengurus PAUD Syifa Anjani NW H.Sabnur dalam laporannya menceritakan awal berdirinya PAUD sejak tahun 2014. Dengan memanfaatkan rumah warga pada tahun 2016 menjadi PAUD Terpadu tetapi mengalami kerusakan akibat gempa pada tahun 2018. Berkat kerja sama masyarakat di Paok Rempek dan bantuan dari Save the Children Gedung sekolah PAUD ini bisa terbangun dan melakukan pembinaan kepada guru dengan dilengkapi  fasilitas penunjang. “Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu sehingga PAUD ini bisa eksis kembali seperti sekarang ini,”ucapnya, seraya menambahkan terutma kepada pihak NTB Field Manager Save the Children.

Bunda PAUD Hj Galuh Nurdiah serahkan bantuan sekolah perwakilan siswa PAUD

Acara dilanjutkan dengan dialog bersama guru dan wali murid serta penyerahan perlengkapan sekolah untuk siswa PAUD Syifa Anjani NW. (ang)

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye