07/04/2021

Deli Serdang (Suara Komunitas.Net) – Sejumlah 5 orang anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Desa Medan Krio Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang mengaku sangat kecewa setelah mengetahui Laporan APBDes Medan Krio tahun 2020 tercantum anggaran pembelian pakaian seragam anggota BPD sebesar Rp. 5,454,000 yang sumber dananya dari Alokasi Dana Desa (ADD).
Anggaran Pembiayaan dengan Kode Rekening 1.01.06. juga mencantumkan biaya Operasional BPD untuk Rapat, pembelian ATK, Makan Minum, Pakaian Seragam, pembayaran rekening Listrik dll).
Salah seorang anggota BPD Medan Krio yang dihubungi Pewarta baru-baru ini mengaku terkejut setelah melihat Laporan APBDes 2020 yang disampaikan Kepala Desa Medan Krio Suprayetno, yang terpampang di website Kementerian Desa (sid/kemendesa.go.id).
“Laporan itu sama sekali tidak benar, kami saja memakai uang pribadi untuk membeli seragam, “ketusnya.
Soal pembayaran rekening listrik, jelasnya, juga tidak masuk akal karena ruang kerja BPD Desa Medan Krio yang berada dalam satu gedung Kantor Kepala Desa hanya berukuran 2 x 2 meter dan sangat jarang dipergunakan.
“Ini mungkin cara kepala desa untuk memperkaya diri dan menguntungkan kelompoknya sehingga Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) yang dikucurkan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan Pemerintah Pusat menjadi tersedot untuk kepentingan pribadi,” sebut Anggota BPD dengan nada kecewa.
Sementara, Ketua BPD Desa Medan Krio, Syahrial saat dihubungi tidak bersedia memberi komentar soal pembelian pakaian seragam anggota BPD yang dianggarkan di APBDes 2020 Desa Medan Krio.

(Pewarta : Poling, Editor : Tohap P.Simamora).

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
kartal escort pendik escort sex hikaye