404 Not Found


nginx/1.18.0 (Ubuntu)
215 KK di Gangga Mulai Dibangunkan RIKO - SUARA KOMUNITAS
16/01/2019

Tanjung,(SK),

Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Huntap jenis RIKO di Desa Rempek

–Rehab rekons terhadap pembangunan hunian tetap (Huntap) kini mulai berjalan. Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH, melakukan peletakan batu pertama bantuan stimulan Rumah Instan Konvensional (RIKO). Sebanyak 215 rumah jenis RIKO dibangunkan di wilayah Desa Rempek.

Hadir dalam acara peletakan batu pertama,selain Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar, didampingi Camat Gangga Ahmad Suhadi, S.Sos, Ketua Tim Pendampingan dari Dinas PUPR Dian R, beberapa jajaran OPD Pemda Lombok Utara, beserta para Pokmas yang berada di wilayah Desa Persiapan Rempek Babussalam (11/1).

Ketua Tim Pendampingan dari PUPR Dian R menyatakan kegiatan peletakan batu pertama di Dusun Rempek, pada dasarnya terdapat kisaran 246 KK masyarakat yang sudah terisi rekening, namun baru 215 KK yang baru bisa dibangunkan rumahnya. “Pada awalnya masyarakat banyak yang menolak RIKO, karena belum mengetahui seperti apa penjelasannya. Seiring berjalannya waktu, akhirnya masyarakat menginginkan dibangun rumahnya,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH, menyampaikan dilakukannya peletakan batu pertama sebagai pertanda dimulainya pembangunan rumah instan konvensional (RIKO) bagi masyarakat yang berada di Dusun Rempek Gangga.

“Kita ingin memastikan bahwa tidak ada proses yang tidak bisa dilalui. Selama ini, kawan-kawan pendamping adalah bagian dari upaya proses percepatan dalam membantu masyarakat,” tutur bupati.

Pokmas diadakan, lanjutnya, untuk menyederhanakan persoalan yang ada. Reaksi cepat dan tanggap dari kecamatan dan jarannya adalah merupakan bagian upaya dari proses percepatan. “Kalau tidak semua bergerak, tidak akan terjadi percepatan ini. Dengan semangat percepatan mudah-mudahan kita dapat mencapai laju pembangunan yang sedang kita lakukan,” urai bupati.

Rangkaian percepatan dimulai pula dari mempermudah proses birokrasi yang ada, secara berjenjang. Mulai dari kadus, kepala desa, kepala dinas. “Kalau memang masyarakat bisa kita mudahkan, mengapa harus kita persulit,” ungkap bupati. Rencananya untuk mendorong percepatan pembangunan Huntap ini Bupati menginstruksikan agar adanya peletakan batu pertama pembangunan Huntap setiap Minggu yakni pada hari Jum’at. Rangkaian percepatan yang ditawarkan pihak lain meyakinkan proses percepatan segera tercapai. (dhe)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

 

kartal escort pendik escort sex hikaye