26/01/2019

Medan (Suara Komunitas.Net) – Indikasi demokrasi Indonesia saat ini berpotensi membuat NKRI dalam ancaman
perpecahan masyarakat dengan berpeluang masuknya kepentingan negara asing untuk melakukan intervensi
kepentingan negaranya. Bila hal ini terjadi, maka kedaulatan NKRI dalam bahaya perpecahan.


“Oleh karena itu saya meminta agar Komunitas Emak-Emak Muslim Medan ikut menyelamatkan demokrasi Indonesia.
Dengan cara mengajak sanak famili, kerabat, tetangga, komunitas untuk tidak golongan putih atau tidak memilih
(golput), menolak Nomor Piro Wani Piro (NPWP) serta memastikan diri telah terdaftar sebagai pemilih,” ujar anggota
DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra H.R.Muhammad Syafi’i, SH, MHum.
Menjawab pertanyaan peserta sosialisasi, Endang Dwi tentang Pemilu yang sebenarnya bertentangan dengan sila
keempat Pancasila, Romo menyebutkan, sila ke 4 Pancasila berbunyi, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat
kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
“Nilai luhur ini jelas memberi pedoman tentang pengambilan keputusan dan kebijakan yang lebih mengutamakan
musyawarah dan mufakat dari pada satu-satu suara yang lebih bersifat individualis yang menjadi sistem demokrasi
liberal,” ujarnya.
“Saat ini yang perlu kita sama-sama kawal agar Pemilu 17 April2019 ini berlangsung damai, jujur dan adil harus kita
kawal proses di TPS tidak terjadi praktek kecurangan,”katanya (lubis)

Editor : Tohap P.Simamora

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye