08/03/2019

Medan (Suara Komunitas.Net) – Realisasi inflasi bulan Februari 2019 sesuai polanya, seiring dengan periode panen raya yang terjadi pada triwulan l . IHK Sumut mengalami deflasi – 0.32 % ( mtm ), setelah pada bulan sebelumnya mengalami inflasi relatif rendah, yaitu 0.20 % (mtm) dan lebih rendah dibandingkan nasional – 0,08 % ( mtm ). Secara historis deflasi Februari 3 tahun rata-rata -0,40 % (mtm).
Secara spesial, deflasi terjadi di seluruh kota IHK dengan deflasi tertinggi terjadi di Sibolga (0.70 %), Padangsidimpuang (0,045%), Medan (0,30%) dan Pematangsiantar (0,29%). Hal ini mengindikasikan pola perdagangan antar daerah relatif baik.
Demikian penjelasan Pjs Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut, Wilman Tisnawan di Medan dalam siaran persnya baru-baru ini.
Ke depan, lanjut Wilman, inflasi bulanan diperkirakan masih sesuai dengan polanya. IHK Maret ini diperkirakan meningkat namun masih relatif rendah.
Disebutkan, faktor yang menjadi pendorong inflasi diperkirakan berasal dari bahan pangan dan hortikultura yang lebih terbatas dibandingkan Februari seiring dengan musim panen yang berangsur usai jelang Maret.
Tekanan inflasi bulan Maret 2019 yang relatif rendah juga terkonfirmasi oleh Indeks Perubahan Harga 3 bulan yang akan datang pada Survei Penjualan Eceran yang meningkat tipis dari 143.49 pada November menjadi 143,81 pada Desember 2018.
Menurut dia, kelompok bahan makanan menjadi sumber deflasi utama Februari. Sumber deflasi bulan ini terutama berasal dari kelompok bahan makanan yang berkontribusi -0,45 %. Beberapa komoditas yang mengalami koreksi harga antara lain cabai merah, daging ayam ras, bawang merah, dan tomat buah.
Berdasarkan data Pusat Informasi Pangan Strategis (PIHPS) didapat informasi bahwa herga cabai merah Februari turun 5 % dari rata -rata harga Januari Rp.16.900 per kg menjadi Rp 15.900 per kg.
Sejalan dengan hal tersebut, harga daging ayam ras terpantau turun 3% dari Rp 27.3000/kg menjadi Rp26.500kg. Penurunan harga komaditas terjadi di seluruh kota IHK sejalan dengan masuknya periode panen raya di sentra produksi.
Kelompok transportasi juga menjadi sumber deflasi Februari. Komoditas bensin menjadi sumber defiasi utama dengan andil 0,03 % seiring dengan penurunan harga bensin.
Sementara komoditas angkutan udara masih memberikan sumbangan inflasi (-0,02) meski Pemerintah telah mengupayakan penurunan harga avtur, sebagai komponen pembentuk harga tiket pesawat terbesar, yang direalisasikan melalui Keputusan Menteri ESDM No.17 Tahun 2019.
Pasca ketetapan tersebut, rata-rata harga tiket pesawat rute Jakarta-Medan terpantau hanya turun tipis 1% dari Rp1,76 juta menjadi Rp1,71 juta. (lubis).

Editor : Tohap P.Simamora

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *