26/03/2019

Medan (Suara Komunitas.Net) – Adanya gonjang ganjing dugaan jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama di Indonesia sejak KPK melakukan OTT terhadap oknum Ketua Umum PPP semakin melebar.
Ketua DPP PPP Koordinator Sumatera Utara-Aceh Hasan saat dikonfirmasikan adanya statemennya melalui WA tak bersedia menjawab. Bahkan sebelumnya, Hasan membantah adanya informasi tersebut.
“Enggak tahu saya. Itu fitnah,” katanya.
Namun Iwan Zulhami membenarkan pernah menemui Hasan. Namun ia berdalih pertemuan itu berkaitan dengan urusan istri Iwan sebagai calon anggota DPRD Deli Serdang.
“Saya ketemu Pak Ucen karena istri saya caleg DPRD Deli Serdang, minta beliau untuk tandem, karena dapilnya di situ,” katanya. Iwan menegaskan dirinya terpilih menjadi kepala kanwil lewat lelang jabatan secara terbuka.
Atas dugaan inilah, Korwil Sumatera II LSM LIRA, Drs. A Yudi Lubis meminta KPK segera mengusut dugaan jual beli jabatan Kakanwil Kemenag Sumut. Karena hal itu sangat berpengaruh terhdap kinerja para pejabat dilingkungan Kanwil Kemenang Sumut.
“Bila dugaan itu benar, bukan tidak mungkin oknum yang membeli jabatan itu akan berupaya melakukan tindakan korupsi mengembalikan modalnya yang dipergunakan untuk mendapatkan jabatan sebagai Kakanwil Kemenag Sumut,”kata Yudi Lubis.
Disamping itu, perbuatan jual beli jabatan akan menambah citra buruk Sumut setelah banyaknya kasus dugaan korupsi melibatkan pejabat di daerah ini yang ditangkap KPK, seperti anggota legislatf, eksekutif maupun judikatif.
“Jadi KPK harus segera mengusut tuntas dugaan jual beli jabatan Kakanwil Kemenag Sumut ini agar semua menjadi jelas dan tidak menduga-duga. Apalagi ini menyangkut istansi agama yang harus bersih dari kecurangan-kecurangan”, tegas Yudi. (lubis)

Editor : Tohap P.Simamora

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *