28/08/2018

Simalungun (Suara Komunitas.Net) – Para petani pembudidaya ikan Nila dengan sistim Keramba Jaring Apung (KJA) di Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horisan Kabupaten Simalungun akhir-akhir ini mengeluhkan turunnya harga jual ikan, sementara harga pakan terus melonjak.


Harga ikan Nila yang sebelumnya dijual petani kepada pedagang perantara rata-rata Rp.26.000/kg, kini anjlok hingga ke harga Rp.18.000,-/Kg.
Keterangan diperoleh Pewarta dari seorang petani pembudidaya Rikson Saragih menyebutkan, anjloknya harga ikan membuat para petani mengeluh dan mengalami kerugian yang sangat besar.
“Hanya untuk membayar pakan saja sudah tidak cukup karena harga pakan terus meningkat sementara harga jual ikan pun anjlok,”katanya.
Menurutnya, anjloknya harga ikan Nila yang dibudidaya di Haranggaol tidak terlepas dari semakin bertambahnya kolam (KJA) milik pengusaha KJA.
“Akhir-akhir ini para pengusaha lokal terus menambah kolamnya sehingga mereka yang mensuplai kebutuhan ikan ke kota-kota besar di Sumatera Utara tidak lagi membeli ikan dari para petani,”jelasnya.(soe)

Editor : Tohap P.Simamora

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye