17 Oktober 12 | 14:41 oleh GEMA-B1 Swara Komunitas Berau Bersatu
Tanjung Redeb, Rabu 17 Oktober 2012. Kabupaten Berau belum mempunyai website yg memuat tentang produk peraturan Daerah maupun Peraturan Bupati yang sudah di setujui dan di tetapkan, agar masyarakat mengetahui apa saja produk peraturan yang telah disetujui maupun yang menjadi rancangan secara lengkap yang telah ditanda tangani, hal ini di alami Kontributor suara komunitas GEMA-B1. Untuk mendapatkan nya, seperti yang di arahkan pegawai bagian humas Kabupaten Berau, langsung ke lantai 2, di bagian hukum, seharusnya tidak perlu harus datang ke kantor Bupati Berau, untuk meminta di print atau mengcopy file di staf bagian hukum Pemda Berau, mengenai Perda yang di inginkan.
18 Sepember 12 | 00:16 oleh GEMA-B1 Swara Komunitas Berau Bersatu
Tanjung Redeb 17 September 2012, Kabupaten Berau di hari jadinya yang ke 59 sudah bertahun – tahun mengalami krisis BBM, namun hingga kini masih terpuruk dengan antrian yang hingga 2 kilo meter, sampai sekarang belum ada hasil yang memuaskan, walaupun Pemda sudah membentuk Tim Penanggulangan krisis BBM, yang di ketuai wakil Bupati Berau Ir. H. Ahmad Rifai, MM juga Pansus yang di bentuk DPRD Berau, yang di ketuai Anwar S.Sos tidak ada hasil hingga saat ini.
31 Mei 12 | 14:02 oleh GEMA-B1 Swara Komunitas Berau Bersatu
Hasil pantauan Suara Komunitas GEMA B1 di lapangan hari ini, Kamis, 31/05 jam 11 WITa, antrian BBM masih terjadi seperti di SPBU yang berada di Bujangga, hingga mencapai 1 kilometer kiri kanan jalan menuju arah Polsek Tanjung Redeb juga dari gunung PDAM.
12 April 12 | 23:09 oleh GEMA-B1 Swara Komunitas Berau Bersatu
Walaupun sudah beberapa kali mengadakan sidak Ketua tim Penenggulangan krisis BBM Kabupaten Berau Ahmad Rifai yang juga Wakil Bupati belum bisa mengatasi antrian minyak yang cukup panjang di SPBU, membuat DPRD Berau ber inisiatif untuk membentuk Pansus Penertiban BBM tampaknya terus menuai dukungan dari berbagai fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Berau. selama ini upaya penertiban kepada para pedagang eceran dan pengetap yang dilakukan tim gabungan sama sekali tidak menyentuh substansi yang sebenarnya, karena tidak menyentuh level-level atas seperti pengusaha SPBU atau bahkan Pertamina sendiri.
9 April 12 | 21:54 oleh GEMA-B1 Swara Komunitas Berau Bersatu
Walaupun beberapa kali mengadakan penertiban juga hari ini Senin (9/4/2012) melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari satuan polisi Pamong Praja, Kepolisian termasuk beberapa aparat Polisi Militer yang turut mengawal jalannya penertiban. dengan menggunakan mobil, tim penertiban ini mulai bergerak sejak pukul 15.00 dengan sasaran pedagang di Jl Merah Delima yang selama ini memang merupakan sentra pedagang BBM eceran di Tanjung Redeb. Di sini aparat mendatangi satu persatu pedagang eceran dan menanyakan harga yang dikenakan kepada konsumen, jika memang dketahui harga yang dibebankan diatas ketentuan yang berlaku maka mereka langsung diminta untuk menurunkan harganya. Penertiban kali ini tidak medapatkan perlawanan dari para pedagang. Mereka langsung menuruti perintah tim gabungan untuk menurunkan harga premium di kiosnya menjadi Rp 6.000.
3 April 12 | 22:20 oleh GEMA-B1 Swara Komunitas Berau Bersatu
Pengaduan itu datang dari salah seorang warga, yang putranya yang baru saja menempuh pendidikan kedokteran dan ingin kembali untuk mengabdi di daerah asalnya. Setelah merampungkan studi, putranya berniat kembali ke Kabupaten Berau dan mengabdi. Apalagi biaya untuk merampungkan studi tersebut diperoleh dari pemda melalui jalur beasiswa. kata Ideramsyah --orang tua dari calon dokter bersangkutan-- putranya baru saja selesai mengikuti pendidikan dokter umum di salah satu universitas.Setelah merampungkan studi, putranya berniat kembali ke Kabupaten Berau dan mengabdi. Apalagi biaya untuk merampungkan studi tersebut diperoleh dari pemda melalui jalur beasiswa. Namun Dinas Kesehatan Berau menolak aplikasi yang diajukan oleh putranya dengan alasan permohonan untuk mengabdikan diri di Kabupaten Berau itu terlambat dilakukan akibat ketersediaan formasi untuk tahun 2012 ini sudah ditutup.
24 Maret 12 | 00:17 oleh GEMA-B1 Swara Komunitas Berau Bersatu
Kabupaten Berau Kalimantan Timur, sebelum di adanya depo pertamina di Samburakat, masih wajar kadang premium kosong di SPBU karna harus di pasok sendiri oleh pengusaha dari Tarakan dengan menggunakan kapal dengan kapasitas kecil, juga bila gelombang besar kadang sering terlambat tiba di SPBU, namun sudah 6 tahun premium tidak normal keberadaan nya di Kabupaten Berau. apa lagi setelah depo pertamina telah selesai dan sudah di pungsikan namun antrian premium di SPBU kadang sepanjang 2 kilo meter masih sering terjadi, aneh bin ajaib. karna ulah pengetab juga penimbun BBM yang sering mondar mandir di SPBU antri, hingga tidak ada kesempatan bagi masyarakat yang tidak mengerti bagaimana permainan mereka hingga bisa selalu standby satu hari sebelum pasokan minyak masuk SPBU.