05/10/2018

Batang, Suara Komunitas. – Mudi, warga Desa Sukomangli, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, menjadi korban gempa Palu. Hingga kini nasibnya belum diketahui.  Menurut penuturan istri, Suryati (52), dirinya cemas karena nasib suaminya belum juga diketahui.

”Saya terus berdoa mudah-mudahan suami   masih hidup dan bisa kumpul bersama. Meski saat ini sudah dicari teman-temannya belum ditemukan,”ujar Buryati  didampingi Kades Sukomangli Wahyudi, Kamis (04/10) sore.

Mudi bersama keponakannya merupakan pekerja bangunan yang berangkat ke Petobo, Sigi pada Juni 2018 lalu. Mudi dipercaya sebagai mandor bangunan disana.

Suryati mengungkapkan bahwa dirinya mendapat kabar suaminya hilang dari tetangganya, Mukminin, pada Selasa (02/10).  Sejak saat itu keluarga menggelar do’a bersama agar suaminya diberikan keselamatan. Keluarga berharap Mudi bisa ditemukan, kalaupun sudah meninggal, jenazahnya bisa dibawa pulang ke Batang.

Sementara, Mukminin, warga Batang yang selamat dalam bencana gempa Palu mengungkapkan peristiwa yang dialaminya. Dia bersama Muslimin, Bambang, Muslim, Mudi, dari batang dan Rewan, Naryo yang berasal dari Kebumen, saat itu sedang beristirahat, bergantian mandi.   ”Tiba-tiba bumi seperti diguncang, seketika itu juga kami berhamburan lari. Saat itu yang sedang mandi pun sepontan keluar menyelematkan diri. Bangunan rumah bergerak kemudian runtuh, pohon bertumbangan dan banjir lumpur,”ujar Mukiminin.

Mukminin, Bambang, Muslim, Rozi, dan Muslimin selamat, sedang Mudi bersama Naryo dan Rewan, hingga saat ini belum diketahui keberadaanya. Hingga pada Selasa kemarin, komunikasi baru bisa dilakukan, dan Mukminin memberi kabar kepada Suryati, kalau suaminya belum diketahui keberadaanya. (Warta Desa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye