21/01/2019

Medan (Suara Komunitas.Net) – Kepolisian RI dan Polda Sumut diminta segera menangkap pelaku dugaan illegal
logging di Kabupaten Dairi. Karena perbuatan tersebut tidak saja merusak ekosistem, tapi juga menyebabkan kerugian
negara dan hilangnya nyawa masyarakat.


“Para pelaku pembalakan liar di Dairi jangan dibiarkan berlarut-larut. Karena hal itu bisa mengundang bencana besar,”
tegas Ketua Fraksi Hanura DPRD Sumut, Toni Togatorop saat ditemui di ruang kerjanya Gedung DPRD Sumut
baru-baru ini.
Pada akhir tahun 2018 lalu, tepatnya 19 Desember 2018 telah terjadi banjir bandang di Desa Sibongkaras Kecamatan
Silima Pungga-Pungga Kabupaten Dairi Sumut yang menyebabkan 5warga tewas, dua orang hilang serta merusak
sekitar 110 Ha lahan pertanian milik masyarakat.
Toni mensinyalir, adanya aksi illegal loging di Kabupaten Dairi, Pakpak Bharat dan Kabupaten Karo. Bahkan Modus
operandinya diduga sangat masif. Illegal loging di tiga kabupaten itu sudah sejak lama berlangsung namun tidak ada
tindakan.
“Kami juga kerap mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya illegal loging. Anehnya, pihak berwenang tidak
pernah mengungkapnya secara tuntas,” tanya Toni penuh heran.
Seharusnya, lanjut Toni, illegal loging harus segera diberantas hingga tuntas. Kita juga heran, katanya Sumut tidak
memiliki kayu lagi dan harus memesan ke provinsi lainnya di Indonesia. Nyatanya, pembalakan hutan kerap terjadi di
Sumut, terutama di Dairi dan sekitarnya.
“Siapapun dekingnya, pelaku illegal loging mesti ditangkap. Bahkan, kalau bisa dekingnya ikut diseret,” kataToni
mengakhiri. (lubis).

Editor : Tohap P.Simamora

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye