13/10/2018

Medan (Suara Komunitas.Net) – Kelurahan Titi Kuning Medan yang merupakan bagian dari Kota Medan serasa kurang perhatian dari Pejabat Provinsi Sumut dan Pemko Medan, utamanya soal penanganan banjir. Pasalnya sebagian Jalan Brigjen Zein Hamid Km 6,Lingkungan X dan IX yang cukup padat penduduknya tidak memiliki drainase untuk pembuangan air limbah rumah tangga maupun air hujan.
Bahkan, tepat di depan kantor kelurahan Titi Kuning Medan, kondisi drainasenya sangat jelek dan tidak terawat. Sehingga bila hujan turun, air akan mengalir dari parit maupun halaman kantor menuju Gang Balai Desa yang letaknya bersebelahan dengan kantor Kelurahan. Akibatnya sejumlah rumah warga pun mengalami kebanjiran.
Sementara Kanal menuju simpang Titi Kuning (Jalan Tritura) yang sudah dibangun sejak belasan tahun lalu sama sekali tidak berfungsi karena saluran drainase tidak ada.
Beberapa warga yang dikonfirmasi menyebutkan, tidak adanya drainase di sebagian jalan Brigjen Zein Hamid Medan karena kawasan itu merupakan jalan provinsi.
“Jadi kewenangan pembenahannya milik Pemprovsu,” kata Ucok Lubis, penduduk setempat.
Kepling X Havis dan Kepling IX Iwan saat dikonfirmasi membenarkan jalan mulai Simpang Titi Kuning sampai jembatan Kanal Kelurahan Titi Kuning Medan merupakan wilayah hukum Pemprovsu dan pihak Pemko Medan cq PU Medan tidak dibenarkan membangun drainase di kawasan tersebut.
Pihak Pemko Medan sebenarnya sudah bersedia membongkar dan membangun drainase di kawasan tersebut, namun ditolak pihak Pemprovsu. Karena pembangunan drainase di kawasan itu menunggu pelebaran jalan.
“Sampai kapan jalan ini dilebarkan. Mau nunggu lima tahun lagi. Itu kelamaan,” katanya seraya berharap PU Sumut segera membangun drainase di kawasan Jalan Brigjen Zein Hamid Medan. (lubis)

Editor : Tohap P.Simamora

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye