24/05/2019

Medan (Suara Komunitas.Net) – Proses hukum harus mengedepankan keadilan, bukan melihat sisi kedekatan. Jadi, siapapun terlibat dalam tindak pidana, mereka harus berhadapan dengan hukum. DPRD Sumut melalui Komisi A akan menindaklanjuti pengaduan sekaligus meminta perlindungan hukum keluarga Justin Surbakti terkait masih bebasnya 12 pelaku pengeroyokan Justin Surbakti alias Pio yang dilakukan di kawasan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang belum lama ini. Sedangkan tiga pelaku saat ini sedang dalam proses hukum.
Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut, Brilian Moktar, SE, MM saat menerima keluarga korban Justin Surbakti bersama kuasa hukum Daniel Simbolon, SH di ruang rapat Komisi A, Rabu, (22/5) lalu.
Brilian Moktar juga mempertanyakan korban Justin Surbakti alias Pio telah dijadikan tersangka.Kenapa bisa begitu dan apa sebenarnya motif pengeroyokan. “Itu yang perlu dipertanyakan dan diselidiki” katanya.
“Masalah ini juga akan diajukan ke Bamus DPRD Sumut dan dijadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi A bulan Juni 2019 mendatang yang nantinya akan diundang kedua belah pihak yang berseteru serta instansi Kepolisian,” kata Brilian Moktar.
Sementara Daniel Simbolon selaku Kuasa Hukum Justin Surbakti, selain menyampaikan terima kasih kepada Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut, Brilian Moktar, SE, MM yang menerima pengaduan, juga mengharapkan agar 12 pelaku tindak pidana juga diproses secara hukum.
Sejauh ini pihaknya juga sudah mengadukan perihal pengeroyokan Justin Surbakti alias Pio yang mengakibatkan lengannya putus dan kini sudah disambung kembali di salah satu rumah sakit Medan. Namun hingga saat ini masih 12 pelakunya masih bebas berkeliaran di kawasan Pancur Batu.
“Itu makanya kami mengadukan masalah ini sekaligus meminta perllindungan hukum kepada Komisi A DPRD Sumut agar keadilan dapat ditegakkan sebagaimana mestinya,” ucap Daniel Simbolon. (lubis)

Editor : Tohap P.Simamora

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *