Yayasan Gunungan SEHATI
Yayasan SEHATI mulai di bentuk pada 16 November 2009 merupakan perwujudan dari keprihatinan sekelompok orang yang mempunyai kepedulian dan merasa senasib dengan perempuan dan anak yang mengalami tindak kekerasan dan ketidakadilan yaitu Stephen James Harrison Smith , Dwi Suprihati ( Ewiek ), Nanik Indrianingsih ( Monic ), Lady Franciska ( Sisca ), Andi Susanto, SH dan Agni Sulastri. Yayasan gunungan SEHATI sendiri secara resmi berdiri pada tanggal 21 Desember 2009
Bahwa banyak Perempuan dan Anak - Anak yang terjerumus di industri seksual komersial tetapi ingin keluar, namun pada kenyataanya banyak kendala yang mereka hadapi seperti merasa terkucilkan dari lingkungan masyarakaat dan pemberian “stigma” negative bahkan untuk lapangan pekerjaan pun mereka tidak diberikan kesempatan karena dipandang kotor, sampah masyarakat, selain itu dikarenakan belum ada pekerjaan yang cocok untuk mereka, ini dikarenakan pendidikan formal yang tidak memadai. Keadaan seperti itulah yang membuat perempuan dan anak semakin merasa tidak berharga dan kembali bekerja di industri seksual komersial.
Yayasan SEHATI melakukan Penelitian, Pendampingan, Pemberdayaan, Pengembangan Usaha dll, terhadap Perempuan dan Anak Korban Kekerasan dan Ketidakadilan. Sebagai sebuah lembaga yang baru berdiri, tentu saja masih sangat memerlukan dukungan , masukan dari semua terhadap progam dan kegiatan yang akan dilakukan agar sejalan dengan tujuan awal SEHATII yaitu Melangkah Bersama untuk Perubahan.
2) Menciptakan kesempatan disegala bidang terhadap Perempuan dan Anak untuk bisa mengembangkan potensi diri secara optimal
3) Mewujudkan Yayasan SEHATI yang profesional, independen dan mandiri
4) Melakukan advokasi kebijakan pemerintah agar berpihak pada Perempuan dan Anak
1. Penelitian
Melakukan penelitian-penelitian kritis yang berkaitan dengan persoalan perempuan dan anak anak sehingga hasilnya bisa dijadikan untuk model pembelajaran
2. Community Organisir
Melakukan Pengorganisasian terhadap komunitas dampingan, dalam hal ini Perempuan dan anak yang menjadi korban
3. Fasilitator
Memfaslitasi proses belajar kelompok dampingan dan masyarakat pada umumnya dalam peningkatan kapasitas dan kemampuan untuk bisa mengatasi masalah
4. Kajian Kebijakan Pemerintah:
Mendorong terjadinya perubahan dalam kebijakan-kebijakan yang menyangkut kepentingan terhadap perempuan dan anak
5. Pengembangan Usaha
Memperkuat komunitas dampingan dengan memberikan akses untuk melakukan pengembangan usaha
Bahwa banyak Perempuan dan Anak - Anak yang terjerumus di industri seksual komersial tetapi ingin keluar, namun pada kenyataanya banyak kendala yang mereka hadapi seperti merasa terkucilkan dari lingkungan masyarakaat dan pemberian “stigma” negative bahkan untuk lapangan pekerjaan pun mereka tidak diberikan kesempatan karena dipandang kotor, sampah masyarakat, selain itu dikarenakan belum ada pekerjaan yang cocok untuk mereka, ini dikarenakan pendidikan formal yang tidak memadai. Keadaan seperti itulah yang membuat perempuan dan anak semakin merasa tidak berharga dan kembali bekerja di industri seksual komersial.
Yayasan SEHATI melakukan Penelitian, Pendampingan, Pemberdayaan, Pengembangan Usaha dll, terhadap Perempuan dan Anak Korban Kekerasan dan Ketidakadilan. Sebagai sebuah lembaga yang baru berdiri, tentu saja masih sangat memerlukan dukungan , masukan dari semua terhadap progam dan kegiatan yang akan dilakukan agar sejalan dengan tujuan awal SEHATII yaitu Melangkah Bersama untuk Perubahan.
1. VISI Yayasan SEHATI
Menciptakan masyarakat Surakarta yang memenuhi hak-hak Perempuan dan Anak korban Kekerasan dan Ketidakadilan berdasar pada nilai Keadilan dan non diskriminasi- MISI Yayasan SEHATI
2) Menciptakan kesempatan disegala bidang terhadap Perempuan dan Anak untuk bisa mengembangkan potensi diri secara optimal
3) Mewujudkan Yayasan SEHATI yang profesional, independen dan mandiri
4) Melakukan advokasi kebijakan pemerintah agar berpihak pada Perempuan dan Anak
- TUJUAN Yayasan SEHATI
- MANDAT Yayasan SEHATI
- PERAN STRATEGIS Yayasan SEHATI
1. Penelitian
Melakukan penelitian-penelitian kritis yang berkaitan dengan persoalan perempuan dan anak anak sehingga hasilnya bisa dijadikan untuk model pembelajaran
2. Community Organisir
Melakukan Pengorganisasian terhadap komunitas dampingan, dalam hal ini Perempuan dan anak yang menjadi korban
3. Fasilitator
Memfaslitasi proses belajar kelompok dampingan dan masyarakat pada umumnya dalam peningkatan kapasitas dan kemampuan untuk bisa mengatasi masalah
4. Kajian Kebijakan Pemerintah:
Mendorong terjadinya perubahan dalam kebijakan-kebijakan yang menyangkut kepentingan terhadap perempuan dan anak
5. Pengembangan Usaha
Memperkuat komunitas dampingan dengan memberikan akses untuk melakukan pengembangan usaha
Pengalaman : 3 Mar 2010 06:44
Kisah Bunga
Sebut saja namanya Bunga (16), dia terlahir dengan nama yang sangat bagus, indah dan tentunya mempunyai makna yang sangat mendalam bagi kedua orangtuanya. Namun semuanya tidak seindah namanya, [+]
Pendapat : 10 Feb 2010 21:59
Aborsi Dilihat dari Berbagai Sudut Pandang
Masalah aborsi sampai sekarang tetap menjadi masalah kontroversial, tidak hanya dari sudut pandang kesehatan, agama, psikologis tetapi juga sudut pandang hukum. Tulisan ini bertujuan untuk mengupas [+]
Pengalaman : 10 Feb 2010 21:45
Mereka Ada, Mereka Anak-anak Kita
Dunia anak adalah dunia bermain.Belasan anak sedang asyik bermain sepakbola di sebuah gang sempit di daerah ”Riel” sebuah perkampungan tengah kota Solo, dengan antusias dan sangat [+]
Liputan Khusus : 10 Mar 2010 20:38
Anak-anak yang Dilacurkan, Potret Buram Kota Surakarta
Sebagai salah satu bentuk pekerjaan terburuk untuk anak, pelacuran dan perdagangan anak perlu mendapat prioritas perhatian. Bukan saja karena Indonesia telah meratifikasi Konvensi ILO No.138 dan No.182 [+]

Audio
- Yohanis Mende berkata : ...
- jumadi berkata : ini alamat email saya tlong ...
- evejoiftphito berkata : http://alliph.com/#2350 ...
- SUPIANDI berkata : Salam Hormat Tuk Penulis...! Saya ...
- gQDdhfvmKYmA berkata : ...
- dYhLWHjL berkata : plkjrs berkata : Hello! viagra ...
- DBmNIqAe berkata : mtwzcyc VODfVVrY berkata : vtsxobe TCkWoYBeWcyp berkata : ...




