Grast FM
PROFIL GRAST FM
Pendahuluan
Saat itu euforia Teknologi Informasi dan Komunikasi sedang hangat dibicarakan di berbagai daerah termasuk di desa Gaprang tersebut. Dimana banyak informasi sudah dapat di akses melalui media elektronik (TV, internet, terutama radio) dan cetak (koran, majalah, buletin) meskipun dirasa kurang spesifik. Karena berbagai informasi yang disajikan belum mampu menyuguhkan informasi yang berbasis lokalitas yang sangat dibutuhkan bagi komunitas masyarakat Gaprang. Sehingga banyak permasalahan termasuk kebijakan-kebijakan pemerintah desa yang tidak tersentuh publik yang meniscayakan terbukanya peluang untuk menyimpang dari aturan yang ada.
Keresahan inilah yang kemudian memacu sekelompok pemuda yang terdiri dari Epen, Priyo, Purwanto, Agus dan Witono untuk berfikir dan berkreasi demi terciptanya sebuah media yang merakyat dan jauh dari kesan industrialis yang hanya berorientasi bisnis belaka.
Berawal, ketika Anton (seorang mahasiswa Fakulatas Tehnik univ. Brawijaya) berhasil mengerjakan Tugas Akhir-nya berupa pesawat pemancar radio yang inovatif yang bisa dikatakan ‘temuan baru’. Karena hanya membutuhkan dana yang tidak terlalu besar untuk pesawat pemancar radio dengan daya yang cukup besar. Keberhasilan Tugas Akhir ini akhirnya menjawab keresahan tersebut. Berbekal satu unit pesawat pemancar radio, mixer dan satu unit komputer, GRAST FM mengudara.
Mengawali on air-nya pada tanggal 23 September 2006 pada freqwensi 96.5 Mhz. ‘Siaran perdana’ ini menjadi titik klimaks gairah sekelompok pemuda di desa Gaprang yang selama ini merasa terkungkung dalam dunia yang sempit, dimana kreatifitas mereka tidak banyak tersalurkan melalui media-media yang sudah ada.
Visi
Menjadikan Radio Sebagai tempat berkreasi menyebarkan informasi bagi komunitas
Misi
- Melakukan rembugkan bersama kelompok radio dengan masyarakat
- Bertukar pikiran dengan radio komunitas yang lain.
- Menyampaikan informasi
Tujuan
- Membantu menyampaikan informasi desa kepada masyarakat.
- Memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan keinginan dan suaranya.
Sekretariat
Jl. Gotong Royong Gg. IV No. 12 Desa Gaprang Kec. Kanigoro Kab. Blitar,
Murid Putus Sekolah Gara-gara Tidak Hormat
Noto Deso Hambangun Projo
Pacuan Yang Belum Pernah Ada
Kucuran Keringat di Musim Dingin
Musim dingin telah tiba khususnya untuk wilayah Jawa Timur Blitar utamanya. Pagi jam 5 dinginnya luar biasa, hal itu dapat dilihat dari sepinya mushola-mushola oleh jama'ah subuh, biasanya kalo hari [+]Pengawalan Pilpres oleh JRKB
Jaringan Radio Komunitas Blitar atau yang biasa disebut JRKB dalam pilpres kemarin ikut unjuk gigi. Tanggal 8 Juli 2009 JRKB melakukan siaran serempak oleh 9 radio komunitas di Kota dan Kabupaten Blitar. [+]
- dYhLWHjL berkata : plkjrs berkata : Hello! viagra ...
- DBmNIqAe berkata : mtwzcyc VODfVVrY berkata : vtsxobe TCkWoYBeWcyp berkata : ...
- wBRbHiLWJTyqfEy berkata : ...
- lEmUAtMf berkata : ...
- ceuQxfvI berkata : vhvckuhv uJnlOKLB berkata : smjdbv vliTVlhMc berkata : PqRhU9 , [url=http://gsnrefbzhigq.com/]gsnrefbzhigq[/url], ...




