Angkringan FM
Profil Radio Komunitas Angkringan
Desa Timbulharjo terletak di Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Desa ini dihuni oleh lebih dari 20 ribu jiwa yang tersebar di 16 dusun dan 148 wilayah RT. Corak masyarakat Desa Timbulharjo tergolong semi urban.
Pada awal tahun 2000, warga Desa Timbulharjo memiliki sebuah media komunitas, namanya Buletin Angkringan. Nama Angkringan diambil dari nama warung makan kaki lima yang banyak di Yogyakarta. Bagi warga, warung angkringan bukan sekedar tempat makan dan minum saja. Akan tetapi diwarung tersebut dapat digunakan untuk ngobrol ñ ngobrol berbagai macam tema dan dilakukan dengan santai tanpa membedakan golongan, ras, agama maupun keturunan. Dengan nama Media Komunitas Angkringan dapat dijadikan menjadi sebuah media yang bisa mereka dimanfaatkan untuk berdialog, bertukar informasi dan mengekspresikan diri dengan semangat kesetaraan.
Selain itu Media komunitas Angkringan bertujuan memberi ruang dialog dan bertukar informasi antar warga yang berada di wilayah Desa Timbulharjo. Dengan kata lain, Media Komunitas Angkringan sebagai saluran informasi warga Timbuharjo. Pada awalnya, Media Komunitas Angkringan berbentuk buletin cetak yang terbit mingguan. Dana awal penerbitan buletin Angkringan murni berasal dari hasil swadaya warga. Dua edisi awal Buletin Angkringan dibagikan gratis kepada warga. Diluar dugaan, sambutan warga sangat antusias. Bahkan warga sendiri mempunyai gagasa agar Buletin Angkringan tidak dibagikan gratis namun dengan sistem berlangganan. Setiap minggu, jumlah pelanggan Buletin Angkringan makin bertambah, hingga mencapai 500 pelanggan. Banyaknya permintaan pelanggan baru membuat pengurus Buletin Angkringan kewalahan. Keadaan ini direspon oleh pengurus Angkringan dengan meluncurkan media baru berbentuk Radio Siaran.
Pada bulan Agustus 2000, Radio Komunitas Angkringan mulai mengudara pada frekuensi 107,8 FM. Peralatan siaran menggunakan alat yang sangat sederhana. Biaya pengadaan peralatan siaran diambil dari dana simpanan dari penjualan buletin Angkringan. Pada saat yang bersamaan, Buletin Angkringan mendapat penghargaan khusus tingkat nasional dari Institut Studi Arus Informasi (ISAI). Pada saat itu Buletin Angkringan dinilai sebagai Media Informasi Desa yang dapat memacu tumbuhnya informasi yang sehat di Indonesia yang berasal dari betul informasi yang berasal dari, untuk, dan oleh komunitasnya. Selain mendapat piagam dan trophy, Buletin Angkringan mendapat hadiah uang sebesar Rp. 2,5 juta. Dana tersebut kemudian digunakan untuk melengkapi peralatan siaran sehingga kualitas dan daya jangkau siaran Radio Angkringan menjadi lebih baik.
Sejak tahun 2005, Radio Angkringan bergabung dengan Saluran Informasi Akar Rumput (SIAR). SIAR merupakan sebuah kantor media komunitas yang menggunakan teknologi internet yang dimana media tersebut digunakan untuk saling tukar menukar informasi yang berasal dari berbagai komunitas yang ada di Yogyakarta dan Bandung melalui web : www.siar.or.id. Sebagai anggota SIAR, stasiun Radio Angkringan dilengkapi dengan fasilitas internet.
Awalnya, fasilitas internet hanya dipakai untuk mengirim dan mengunduh materi dari SIAR. Perkembangannya, internet di Radio Angkringan juga dimanfaatkan untuk keperluan lain, seperti warga datang ke Angkringan untuk mencari informasi dari internet berdasarkan kebutuhan mereka. Warga menggunakan internet di Radio Angkringan untuk mencari bahan/tugas sekolah, mengirim email, dan sebagainya. Minat warga untuk memanfaatkan fasilitas internet di Angkringan belum bisa sepenuhnya terlayani. Ini karena studio Angkringan hanya buka pada saat siaran yaitu malam hari dari jam 19.00 sampai 23.00. Setiap malam warga dapat menggunakan internet. Tetapi mereka juga harus rela mengantri karena dari 3 komputer yang dimiliki Radio Angkringan, dua diantaranya digunakan untuk siaran.
Hujan Deras, Sungai di Atas Badan Jalan Menyebabkan Jalan Imogiri Barat Tergenang Air
Terkait Perda yang 'Kebiri' Karang Taruna, PMKS Datangi DPRD Bantul
Gotong Royong Membangun Desa di Timbulharjo
Gempa Membuat Warga Timbulharjo Panik

- ConsConrelt berkata : http://kaufenviagracl.com/#1222 ...
- mwRLijrzLgUOnZGJZGB berkata : I have the Behringer ...
- slmhtCrnLydiB berkata : Komodo Island is the ...
- LRwIuIqsPrVD berkata : You think I'm joikng, ...
- berkata : Hello! cialis ...
- ahXBgGfW berkata : rhxkgvt dARkhaQY berkata : xomkcj FoeoYkhk berkata : kgwztkdq OgMMJsWa berkata : xvsaacbt Rupawan Al-hijrah berkata : assalamu'alaikum wr wb mohon ...




