18/03/2019

Dairi (Suara Komunitas.Net) – Posisi perempuan hingga saat ini masih menghadapi berbagai persoalan untuk masuk ke ruang politik dan diterima sebagai pemimpin. Hambatan ini dimulai dari tingkat keluarga hingga ke institusi lainnya; sementara upaya khusus untuk memahaminya masih minim.
Hal itu diungkapkan Direktur Eksekutif Pesada Dinta Solin didampingi Koord. Advokasi & Kepemimpinan Perempuan Berliana Purba dan Koord. Knowledge Manag. & WCC Sinceritas Dina Lumbantobing, di Sidikalang, Kabupaten Dairi, Senin 18 Maret 2019.
Diapun menyebutkan sejumlah penyebabnya, yakni, isu pemiskinan perempuan karena gender (hak atas tanah, asset, waris), maupun berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan (KDRT, seksual, psikis), akses terhadap layanan kesehatan seksual dan reporoduksi (AKI, gizi perempuan & stunting, ketersediaan obat dan layanan bermutu), perkawinan usia anak & dini, pendidikan dan pekerjaan bernilai ekonomi; belum menjadi perhatian politisi, para wakil rakyat maupun agenda politik para calon legislative.
“Kondisi ini semakin diperparah dengan masih berlangsungnya politik uang yang selalu terjadi di masyarakat dan dilakukan calon legislatif menjelang hari pemilihan,” katanya.
Karena itupula, Pesada sebagai LSM Perempuan yang sudah berdiri sejak tahun 1990 ini tetap eksis melaksanakan rangkaian pendidik politik perempuan akar rumput di 15 Kabupaten/Kota basis dampingannya.(reli)

Editor : Tohap P.Simamora

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye