09/11/2018

Medan (Suara Komunitas.Net) – Pemerintah diharapkan dapat meningkatkan keberadaan Usaha Kecil Menengah (UKM) agar ekonomi Indonesia, terutama Sumatera Utara tidak oleng saat dolar melonjak tajam.


“Kita sangat yakin jika para UKM dibina secara maksimal, ekonomi kita bakal kuat dan tidak goyah jika dihantam kenaikan dolar yang bisa mempengaruhi laju ekspor produk kita ke berbagai negara,” kata Penasehat Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Eddy Djuandi di Medan, Kamis sore (8/11).
Eddy Djuandi, mengaku iri dengan usaha kerakyatan di negara jiran, Malaysia yang mendapat proteksi (perlindungan) khusus kepada UKM.
Sayangnya, lanjut Eddy Djuandi perlakuan istimewa kepada UKM belum tersentuh di Indonesia, terutama Sumatera Utara. Bahkan pengusaha UKM Sumatera Utara terkesan terabaikan.(Lubis)
Namun sambungnya, para pengusaha UKM menyesalkan masih terjadinya pelayanan birokrasi yang buruk di kalangan dinas dan badan di kabupaten/kota di Sumatera Utara.Sehingga dapat mempengaruhi laju produk di dalam negeri.
“Kita harapkan ke depan, hal itu tidak terjadi lagi,” ujar Eddy Djuandi yang mengaku merasa surprise dengan langkah pemerintah China membuat pameran produk Impor di negara Tirai Bambu pada awal November 2018 yang membuka peluang bagi pengusaha di negara-negara dunia, termasuk Indonesia. (lubis)

Editor : Tohap P.Simamora

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye