20/09/2018

Medan (Suara Komunitas.Net) – Wakil Ketua Umum Kadin Sumut, Syafruddin Siregar menyatakan peran serta pemeritah, khususnya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) seharusnya lebih besar dalam masalah pengembangan pariwisata Danau Toba. Bukan sebaliknya. Menunggu bola. Pemprovsu harus lebih pro aktif menginisiasi kemajuan pariwisata Danau Toba.


“Seharusnya diskusi ini mestinya digelar Pemprovsu, bukan Bank Indonesia. Masak sebagai tuan rumah, Pemprovsu hanya penonton,,” sebut Syafruddin Siregar (foto) yang juga Ketua Perbarindo Sumut usai diskusi “Diseminasi Kebijakan Moneter –Penguatan Keseimbangan Eksternal Perekonomian dan Strategi Pengembangan Pariwisata” yang digelar Bank Indonesia Wilayah Sumut di gedung BI Jl. Balai Kota Medan baru-baru ini.
Menurutnya, pelaku UKM seharusnya dilibatkan dalam penanganan pengembangan Danau Toba ke depan. Karena peran pelaku usaha sangat dominan di sektor pariwisata Sumut.
Di Malaysia, tambahnya, UKM mendapat prioritas untuk ditingkatkan dalam rangka meningkatkan perolehan devisa. Sehingga pelaku usaha jadi salah satu kekuatan ekonomi di negeri jiran tersebut.
“Selain itu pemprovsu juga diharapkan mampu mengkoordinasikan 8 kabupaten/kota yang berada di seputar Danau Toba,” ucapnya seraya menambahkan pihaknya bersedia melakukan pembinaan dan pelatihan terhadap pelaku UKM di seputaran kawasan Danau Toba, terutama menyangkut packing, manajemen, pembukuan dan lainnya. (lubis)

Editor : Tohap P.Simamora

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye