28/04/2017

MASAMBA — Menteri Pertanian Republik Indonesia, Amran Sulaiman, mengaku bahagia melihat sektor Peternakan yang begitu berkembang pesat dan menjadi primadona baru di Kabupaten Luwu Utara. Hal itu dikatakan Amran saat menghadiri Sosialisasi Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB) di Masamba (26/4) kemarin. “Hari ini kami sangat bahagia melihat kemajuan Peternakan SIWAB di Lutra,” ujar Amran.

Amran yang juga menyaksikan langsung bagaimana Inseminator melakukan Inseminasi Buatan (IB) terhadap 100 sapi yang sudah disiapkan di Halaman eks Kantor Samsat Masamba, mengaku takjub terhadap hasil dari IB tersebut. “Tadi kami melihat langsung ada sapi hasil IB yang umurnya dua tahun sudah dihargai Rp 60 juta per ekor. Padahal sapi yang tidak IB dengan umur yang sama harganya ‘cuma’ Rp 6 juta per ekor. Tentu ini luar biasa,” terang Amran.

Amran menambahkan, jika program SIWAB terus dilakukan tanpa berhenti, dengan melihat prospek yang begitu luar biasa dalam menunjang pendapatan petani, khususnya peternak sapi, maka bisa dipastikan kesejahteraan masyarakat bakal lebih mudah diwujudkan. Untuk itu, Amran berterima kasih kepada kepada Bupati Luwu Utara, bersama Kadis Peternakan dengan seluruh jajarannya, terkhusus kepada petugas IB.
 

“Ini program yang luar biasa, dan akan kita lanjutkan terus. Bisa dibayangkan sapi tadi yang umurnya 2 tahun itu bobotnya 1,2 ton. Coba bandingkan sapi biasa dengan umur yang sama, hanya 200 – 300 kg. Artinya apa, ada 4 -5 kali lipat kenaikan bobot sapi yang tentunya linier dengan kenaikan pendapatan petani 400%. Ini yang kita kejar. Olehnya itu, terima kasih ibu Bupati, ibu Kadis dan seluruh petugas IB,” pungkas Amran.

Sementara itu, Bupati Indah Putri Indriani menyatakan kesiapannya menjadikan Luwu Utara sebagai sentra pembibitan sapi ternak potong. Indah juga merasa kalau apa yang digaungkan pemerintah pusat dilaksanakan juga di daerah. Olehya itu, kata Indah, masyarakat Luwu Utara telah menyiapkan lahannya seluas 500 ha untuk digunakan sebagai tempat peternakan sapi.

“Pak Menteri, Luwu Utara siap menjadi sentra pembibitan sapi ternak potong. Masyarakat kami, hari ini telah menyiapkan 500 ha lahan yang bisa digunakan sebagai tempat peternakan sapi. Karena bapak sudah menggaungkan ini di Jakarta, maka malu rasanya kalau kemudian kami yang di daerah ini yang punya petani secara langsung tidak mengikuti jejak bapak. Kami datang di pegunungan, masuk masjid, masuk gereja, dan yang kami bahas adalah bagaimana sapi warga dibuat bunting,” terang Indah. (Lukman Hamarong)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye