08/03/2017

Lombok Utara (SK). Kabupaten Lombok Utara masuk dalam nominasi Anugrah Pangripta Nusantara tahun 2017 untuk perencanaan tahunan terbaik di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pada tahun 2015 dan 2016 lalu, KLU meraih juara pertama. Hal itu disampaikan oleh Tim Pangripta Nusantara Siti Hilyan di Aula Bappeda Lombok Utara Tanjung, 08-03-2017 lalu.

Tim Penilaian Pangripta Nusantara 2017 terdiri dari tiga orang, yaitu Siti Hilyan, Lalu agus dan Nila Kasnawati. Tim penilai tersebut diterima oleh Kepala BAPPEDA KLU beserta jajaran, perwakilan camat, perwakilan NGO, Perwakilan Desa, YLKMP, LPSDM, serta Pendamping SID dan Ketua Klub Baca KLU.

 Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Lombok Utara, Heryanto.SP, menyampaikan bahwa kondisi terkini Kabupaten Lombok Utara masih berupaya menurunkan angka kemiskinan dari 43,2 % pada tahun 2015 menjadi 34,27% di tahun 2016. Upaya tindak lanjut yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten antara lain dengan melakukan Rapat Koordinasi Khusus Penanggulangan Kemiskinan. Selanjutnya, hasil rapat tersebut diimplementasikan ke semua SKPD. "Selain hasil Musrenbang Kabupaten kita juga melakukan Musrenbang khusus perempuan, kelompok anak-anak dan remaja, karang taruna dan pelajar, sehingga semua usulan yang menjadi prioritas bisa kita akomodasi," jelasnya. Selain itu, untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Masyarakat, Pemda mulai melaksanakan gerakan kembali ke titah pendidikan seperti dulu.

Untuk percepatan layanan dasar kepada masyarakat di bidang kesehatan, Pemerintah Lombok Utara telah mencanangkan program Satu Desa Satu Dokter dan Satu Desa satu Ambulan Desa. Pada tahun 2016, Pemda telah memberikan 8 Unit Ambulan kepada Desa. Tahun 2017 ini Pemda akan memberikan 10 Unit Ambulan Roda 4. Di samping itu, untuk percepatan layanan kependudukan, pemerintah telah memprogramkan setiap ibu melahirkan ke Puskesmas anak yang dilahirkan sebelum dibawa pulang, anaknya langsung dapat akta kelahiran. Semua itu merupakan kerjasama dengan pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil bersama Petugas Kesehatan.

Selanjutnya di bidang Pemberdayaan Masyarakat pedesaan, Pemerintah Lombok Utara mendorong terbentuknya Majelis Kerama Adat ( MKA)Desa dengan tujuan agar semua permasalahan yang ada di tingkat Desa sebelum sampai di pihak kepolisian atau kejaksaan permasalahan tersebut bisa di selesaikan di tingkat desa, saat ini peraturan Daerah tentang MKA sudah ada tinggal di tindak lanjuti oleh desa berupa perdes MKA dan yang sudah berjalan dari 33 Desa di KLU baru 5 Desa dan tahun 2018 bisa 100% berjalan termasuk akan dilakukannya pelatihan kepada MKA oleh Pemerintah tentang pencegahan terhadap Narkoba, dan pencegahan terjadinya Nikah Dini agar Undang undang 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak bisa Berjalan.

Di bidang Sarana dan Prasarana Pemerintah Lombok Utara pada tahun 2016 telah membangun Pengaspala Jalan Kabupaten sepanjang 200 Km dan pada tahun 2017 ini kita akan bangun sepanjang 400 Km dengan tujuan agar semua akses jalan usaha tani di semua Desa bisa lancer begitu juga agar kunjungan wisatawan ke beberapa tempat obyek wisata yang ada di masing masing desa bisa tercapai dan lancer. Mengacu kepada hasil musrenbangdesa yang tidakboleh di bangun oleh Desa dan yang tidak mampu di biayai melalui Dana Desa itulah yang kami bangun.

Di bidang Wira Usaha Pemerintah Lombok Utara lebih mendorong kepada Badan Usaha Milik Desa ( BUMDes ) menjadi Bumdesmars dikembangkan sehingga tidak ada alpamars atau indomars di Lombok utara, jadi kalau masyarakat butuh sesuatu tinggal kunjungi Bumdesmars sehingga dapat meningkatkan PADes seperti contoh Bumdes Desa Anyar dari SHU mencapai 140 juta pertahun ke Desa, jadi Pemerintah Lombok Utara akan membangunkan sarananya untuk tahun 2017 ini dari 33 Desa kita akan bantu 5 Desa dulu, belum lagi Pemerintah memberikan Dana kepada Desa melalui ADD dan DD.

Harapan dari Tim Penilaian pangripta Nusantara agar menyiapkan berkas yang dibutuhkan disamping itu Tim akan melakukan kroscek ke beberapa tempat untuk membuktikan, jika dilapangan ternyata benar maka nilainya bagus tetapi jika yang kita survey tidak sesuai dengan yang ada di data maka nilainya kurang, tetapi tempat nilai lebihnya KLU ini adalah 33 Desa sudah online telah memiliki website tersendiri sehingga memudahkan Pemda untuk mencari data. ( Ardes ).

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye