11/02/2019

Medan (Suara Komunitas.Net) – HM Raden Syafii, mantan anggota DPRD Medan, DPRD Provinsi dan kini anggota
DPR RI dari Partai Gerindra meyakini besarnya kepentingan berbagai pihak dalam sengketa tanah Sari Rejo,
Kecamatan Medan Polonia Medan.

Dihadapan peserta Dengar Pendapat Masyarakat (DPM) yang dilaksanakan baru-baru ini, HM Raden Syafii alias
Romo mengakui, akan banyak pejabat yang harus kena copot, termasuk Menteri Agraria/BPN, Fery Mursidan Baldan
jika kasus tanag Sari Rejo bisa diselesaikan.
Karena itu dia mengatakan, masyarakat jangan terlalu berharap kepada pemerintah yang berkuasa sekarang ini untuk
bisa berpihak kepada masyarakat Sari Rejo
Walaupun setiap hari melakukan aksi unjuk rasa, baik ke kantor BPN provinsi, kantor gubernur, mapun DPRD
Sumut, pemerintah pusat tidak akan peduli. Karena penyelesaian kasus ini hanya bisa diselesaikan oleh presiden. Lain
itu tidak. Sebab kasus ini sudah bernuansa politik tingkat tinggi.
Romo yang juga mantan anggota DPRD Kota Medan dan mantan Ketua Fraksi PBR DPRD Provinsi Sumut ini yang
menimba pendidikan hukum di Fakultas Hukum USU ini, berterus terang tidak tahu masalah pertanahan, tapi dia
memahami tentang Politik Hukum Tanah.
Seperti diketahui Pemerintahan Kesultanan Sultan Deli pada masa lalu terdiri dari empat Kedadukan. Satu diantaranya
Kedatukan Sukapiring. (lubis)

Editor : Tohap P.Simamora

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *