21/01/2019

Medan (Suara Komunitas.Net) – Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs.Agus Andrianto, SH, MH mengharapkan adanya
kerjasama semua pihak untuk menurunkan angka kriminal di Sumut. Karena dengan begitu, harapan-harapan yang kita
inginkan bersama bisa tercapai.

“Sebagai pengayom masyarakat, kita juga segan-segan mengambil tindakan tegas, terukur jika para pelaku kejahatan
tidak jera,” tegas Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs.Agus Andrianto, SH, MH saat silaturahmi dengan penggiat media Unit
Poldasu di Aula Tribata Poldasu belum lama ini.
Dalam paparannya, Kapolda Sumut mengatakan, pemberantasan narkoba di Sumut merupakan prioritas utama untuk
program 100 hari ke depan.
“Ini komitmen saya dan saya sudah menegaskan kepada jajaran saya di Polda dan Kapolres se Sumut untuk
meningkatkan pemberantasan narkoba sampai ke pelosok desa. Karena narkoba sangat membahayakan bangsa dan
anak bangsa ke depan,” katanya.
Disebutkan, penyalahgunaan Narkoba ternyata posisi pertama di Sumut. Tercatat kasus tindak pidana narkotika tahun
2018 sebanyak 5.926 kasus, Atau mengalami penurunan dibanding tahun 2017, sebanyak 5.897 kasus.
“Angka ini masih tinggi dan harus dapat ditekan lagi tahun 2019,” tegasnya.
Menurut Kapolda Sumut, posisi kedua pencurian dengan pemberatan (Curat), dengan jumlah 4.318 kasus tahun
2018, sedangkan tahun 2017, mencapai 5.066 kasus.
“Posisi ketiga ditempati Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) sebanyak 2.769 kasus tahun 2018. jumlah ini
menurun dari tahun 2017 sebanyak 4.000 kasus,” katanya.
Kasus penganiayaan berada di posisi keempat tahun 2018 dengan jumlah 2.340 kasus. Angka ini menurun
dibandingkan tahun 2017 yang jumlahnya 2.789 kasus. Sedangkan pada posisi kelima ditempati perjudian dengan
jumlah 1.035 kasus atau menurun dari tahun 2017 yang mencapai 1.589 kasus. (lubis).

Editor : Tohap P.Simamora

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *