21/01/2019

Medan (Suara Komunitas.Net) – Menyikapi adanya fenomena NPWP (Nomor Piro Wani Piro) menjelang Pemilu 17
April 2019, Ketua DPD Badan Peneliti Asset Negara (BPAN) Lembaga Aliansi Indonesia Provinsi Sumut, Benny Ade
Kurnia meminta masyarakat tidak menggadaikan hati nuraninya saat memilih. Misalnya, karena pemberian sembako
dan uang, lalu memilih sosok yang belum tentu amanah.


“Yang rugi kita sendiri,” katanya di Medan, Jumat (18/1) lalu. Biasanya pembagian sembako dilakukan Tim Sukses
(TS) pada malam hari menjelang seminggu pelaksanaan Pemilu.
Menurut Benny, seandainya yang kita pilih itu menang, yah cuma sebatas itulah pertemuan dengan caleg terpilih. Sebab,
berdasarkan pengalaman, mereka mengatakan sudah membeli suara rakyat dengan uang dan sembako.
“Yah, pokoknya kalau bisa jangan menjual hati nurani, apalagi sampai menggadaikan aqidah. Pilihlah sosok yang
amanah,” tegas Benny seraya meminta Bawaslu dan KPU jangan main mata memenangkan caleg tertentu pada pesta
demokrasi nanti.
Dia menjelaskan, ada sinyalemen pihak-pihak yang ingin membuat kegaduhan saat pelaksanaan pesta demokrasi
tahun ini. Namun kita harapkan benturan-benturan itu tidak terjadi.
Untuk itu masyarakat diminta jika terdapat kejanggalan yang memicu perpecahan atau kecurangan-kecurangan dalam
peraihan suara Pemilu Pileg dan Pilpres laporkan ke pihak berwenang serta Bawaslu setempat. Agar dapat
ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. (lubis)

Editor : Tohap P.Simamora

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye