628126331XXXX : GENTA NEWS>> 8/9/2010 Jelang Lebaran,sejumlah toko pakaian jadi di kota Blangpidie diserbu pembeli,banyak toko yang buka malam hari     628126331XXXX : GENTA NEWS>> 8/9/2010 Jelang Meugang,Di Aceh Barat Daya Penyembelih hewan mulai padati Rumah potong hewan mulai malam ini     628136036XXXX : Desa Kajeung,Kecamatan Sungai Mas, Kab.Aceh Barat membutuhkan satu Unit kantor Desa.     628199033XXXX : Bagian tower Ramanea yg ditebang, dijadikan tiang kanopi olh pelaku, 2 bh antena dan 30 mtr kbl RG8 patah2     628126331XXXX : GENTA NEWS 6/9 >> Ambil Honor,Puluhan tenaga guru kontrak padati kantor Dinas Pendidikan Aceh Barat Daya     628126331XXXX : Jelang Lebaran Pasar Manggeng kab.Abdya di serbu pembeli     628126331XXXX : Bagi teman-teman rakom yg ingin jualan pulsa hub.radkom genta 081263314333 modal cuma 100 RIBU Langsung bisa jualan     628126331XXXX : Bagi teman-teman rakom yg ingin jualan pulsa hub.radkom genta 08126331333 modal cuma 100 RIBU Langsung bisa jualan     628136036XXXX : Menjelang lebaran Toko pakaian di kota Meulaboh.Aceh Barat di serbu pembeli.     628126331XXXX : Apa kabar teman-teman di Radio komunitas se-jawa barat      
7 Sep 2010

RADIO RAMA - RADIO KOMUNITAS PERTAMA PENERIMA IPPS DI KALIMANTAN BARAT

Setelah  berjalan  kurang  lebih  hampir  lima  tahun,  akhirnya  pada awal  tahun  ini tepatnya  pada tanggal 19  Januari yang  lalu Radio komunitas RAMA-Radio Suara Masyarakat Adat - Pontianak mendapatakan Izin Prinsip Penyiaran sementara. Berliku  perjalanan  RAMA  untuk  bisa  memperoleh IPP, tidak  mudah namun  berbekal semangat untuk  meyuarakan  tentang  keberadaan  masyarakat adat beragam  proses  pun  telah  di lalui RAMA.
Mulai  pada  pembentukan perkumpulan  komunitas  media untuk masyarakat adat pada tahun 2004,  terbentuklah  kepengurusan RAMA, yang  kemudian  para pengurus  RAMA  mengajukan Izin Penyiaran ke Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Kalimantan Barat (KPID-KalBar).
Setelah  menunggu  cukup  lama, akhirnya pada tahun 2005  RAMA bersama dengan tiga radio komunitas  lainnya melalui Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) RAMA  memperoleh Rekomendasi Kelayakan Penyiaran dari KPID KalBar. Tidak  hanya  sampai disitu,  masih banyak  proses  yang harus dilalui oleh Radio  Komunitas RAMA untuk bisa mendapatkan IPP sementara, diantaranya  pengurusan  perubahan akta Perkumpulan serta   harus  melalui  proses FRB (Forum Rapat Bersama) serta  pengukuran  jangkauan Siaran oleh BALMON (Balai Loka Monitor), dan setelah dinyatakan layak   oleh DEPKOMINFO barulah IPP sementara  tersebut diberikan.
Radio RAMA  merupakan Radio Komunitas  Pertama yang sudah mendapatkan IPP sementara  di Kalimantan Barat, hal ini seperti yang disampaikan oleh anggota KPID Divisi legalitas dn Perizinan Faisal Riza, ST dalam acara Penyerahan IPP sementara Radio Komunitas RAMA di Ruang pertemuan KPID. Acara  yang berlangsung  sederhana  namun  penuh  keakraban  ini dihadiri  juga  oleh Ketua KPID KalBar Drs.Yasmin Umar, anggota KPID divisi   legalitas dan dan Penyiaran Faisal Riza,ST , Perwakilan Pengurus Radio Komunitas RAMA - Bendahara perkumpulan - Agus Tamen, serta Pelaksana Manejemen RAMA Eva Caroline,SP (Kepala Studio) dan Kenedy Tian.
Dalam kesempatan ini Faisal  mengatakan sejak berdirinya KPID Kalbar,  ada  sekitar 21 radio komunitas yang sudah mengajukan izin, namun baru Radio RAMA yang telah mendapatkan IPP sementara dari Kominfo, sedangkan beberapa  radio  komunitas  lainnya  masih  dalam  tahapan  FRB. Lanjut Faisal menambahkan,setelah mendapatkan IPP sementara  hal yang harus dilalui lagi adalah proses uji coba siaran selama 6 bulan, dalam masa uji coba siaran tersebut diberi kesempatan untuk  mengurus  beberapa persyaratan  lagi antara lainnya sertifikasi peralatan dan ISR. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui untuk  mendapatkan Izin Siaran Radio (ISR) diantaranya  sertifikasi perangkat penyiaran radio komunitas yang akan dilakukan oleh Kominfo melalui ditjen Postel, setelah mendapatkan ISR kemudian dilakukan uji coba siaran kembali selama enam bulan, sementara hal tersebut berjalan Kominfo akan membentuk tim untuk melakukan pengkajian apakah radio tersebut layak atau tidak untuk mendapatkan izin  penyiaran.
Faisal menjelaskan apabila masa uji coba siaran tersebut tidak mencukupi  untuk  megurus ISR maka radio yang bersangkutan dapat  memperpanjang  masa uji coba siaran untuk enam bulan berikutnya. Dalam  kesempatan yang sama, ketua KPID kalbar Drs.Yasmin Umar  mengatakan KPID  berusaha  mendorong  radio  komunitas  yang ada saat  ini  untuk  mendapatkan  perizinan, hal ini  dilakukan mengingat pesebaran penduduk  di Kalimantan Barat sangat  luas  dengan topografi yang beragam maka  sangat cocok apabila dikembangkan sarana komunikasi maupun  hiburan melalui radio komunitas.Dengan terbitnya IPP sementara untuk radio  komunitas RAMA,  diharapkan dapat  menjadi  contoh  dan semangat  bagi  radio komunitas  lainnya dalam  mengurus  izin penyiaran. Lebih  lanjut Yasmin mengungkapkan luas  jangkauan   untuk  radio  komunitas  yang  berada  di wilyah  perbatasan   daoat  melebihi 10 KM  atau dengan kekuatan  pemancar 100 watt, namun KPID  sendiri hingga  kini masih berusaha untuk  terus  mengintensifkan komunikasi ke Kominfo  agar  luasan jangkauan  untuk seluruh radio komunitas di Kalimantan Barat  dapat  melebihi 2,5  km, hal ini mengingat   persebaran penduduk  di kalbar  pesebarannya  jarang tidak  seperti pesebaran  penduduk di pulau jawa.  Yasmin meenambahkan , KPID  mengharapkan   radio-radio  komunitas  dapat  mengembangkan dirinya, sehingga masyarakat  terutama  yang tidak  terjangkau  oleh  siaran radio  swasta  atau  lembaga  penyiaran  publik  lainnya  dapat  menikmati  informasi dan hiburan yang sesuai dengan keinginan masyarakat.
Proses  yang  harus  dilewati untuk  mendapatkan Izin  Penyaiarn tetap masih membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya yang sangat besar. Karenanya pemerintah semestinya memberikan perhatian  pada  radio  komunitas  agar  dapat terus  hidup  dan eksis di tengah-tengah komunitasnya. Walaupun  banyak tantangan  yang harus  dilalui dalam usaha  memperoleh perizinan, radio  komunitas  harus  dapat  menyampaikan informasi dan hiburan  bagi  pendengarnya, RAMA contohnya  dengan  segala  kekurangan  yang dimiliki,  semua  personil pendukung  mulai  dari  pengurus, manejemen  dan para penyiarnya tetap  bersemangat  menyampaikan informasi yang berkaulitas  agar dapat  menjadi Pusat Informasi dan aspirasi Masyarakat Adat, dengan semboyan "Harmoni Budaya Sejiwa Dalam Suara" (Kenedy Tian-RakomRAMA)
[+]
3 Sep 2010

Radio Komunitas Saponda (Suara Marannu) Sebagai Cikal Bakal Media Komunitas Teluk Luar Kendari


Radio Komunitas Saponda (Suara Marannu) Sebagai Cikal Bakal Media Komunitas Teluk Luar Kendari

Oleh : IBRAHIM SK [+]

3 Sep 2010

Mengangkat Kembali Budaya Banyumasan

Banyumas, pada masa lalu merupakan wilayah administratif Karesidenan, yang terdiri dari Kabupaten Banyumas,  Cilacap,  Purbalingga, dan  Banjarnegara. Pada empat Kabupaten ini, tampil dalam sebuah komunitas budaya yang cukup ekstrem bila dibandingkan dengan eks karesidenan-karesidenan lain di Jawa Tengah.
[+]

2 Sep 2010

Masihkah Rasa Nasionalisme Kita???

”17 Agustus 1945”  Bagi rakyat Indonesi siapa yang tidak tahu peristiwa yang paling bersejarah yang terjadi pada tanggal tersebut??? Ya... Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang dipimpin oleh Presiden RI yang pertama yakni Ir. Soekarno. Dan merupakan buah dari hasil perjuangan  panjang para pejuang yang mempertaruhkan harta dan nyawa demi kemerdekaan kita. [+]

29 Aug 2010

Incest Dalam Suku Batak 2

oleh E.Zoelverdi
Dari desa ini berasal Raja Tambun, leluhur marga Tambunan. Di masyarakat Batak Toba, menurut Risma, dikenal tiga macam incest. Perkawinan semarga, perkawinan marpadan, dan perkawinan bona ni ari. Perkawinan semarga jelas, terjadi antara pria dan wanita semarga.

Lalu yang disebut marpadan adalah perkawinan antar marga yang bekerabat dari sumpah leluhur. Misalnya, leluhur marga Sitompul dan Tampubolon. Karena persahabatan yang kental, mereka kemudian mirip saudara kandung hingga sepakat berpadan agar keturunan mereka tak akan saling mengawini. Akan halnya perkawinan bona ni ari adalah perkawinan antar lelaki dan wanita yang semarga dengan istri leluhur pertama.

Contoh, wanita Tambunan tabu kawin dengan pria Manurung karena boru Manurung adalah istri Raja Tambun. Sebaliknya pria Tambunan sangat dianjurkan menikahi wanita Manurung. Mereka marpariban boru Manurung itu boru tulang, putri saudara lelaki ibu atau sepupu, keturunan Raja Tambun. Dari 16 kasus incest, Risma menemukan hanya satu kasus perkawinan marpadan dan dua kasus bona ni ari.

Meski penduduk tak ada yang tahu pasti kapan awalnya, menurut Risma, perkawinan menyempal ini sudah ratusan tahun. Memang, mulanya ditentang. Namun, melihat pasangan incest bisa hidup gabe atau sukses punya keturunan, lambat-laun corak hidup ini tak dianggap tabu lagi. Apalagi pada kejadian pertamanya sudah dilakukan pesta adat.

Jadi, generasi berikutnya menganggap sah saja meneruskannya. Apa yang dianggap wajar bagi warga Desa Tambunan ini, ternyata, belum bisa diterima penduduk di luar desa itu. Itu, antaranya, membuat penduduk di tiga desa Tambunan mirip mengisolasi diri. Namun, bukan berarti pola incest ini disukai. "Kalau bisa, ya, janganlah kawin semarga," kata mereka, seperti diceritakan Risma

Menurut pandangan mereka, kawin dengan marga lain bisa memperluas sistem kekerabatan. "Kalau masih dengan Tambunan, tak kawin pun sudah bersaudara," kata seorang responden.

Apa yang terjadi di Desa Tambunan tadi dimaklumi Lundu Panjaitan. "Secara pribadi, saya setuju saja," kata Mantan Pembina Lembaga Adat Dalihan Na Tolu di Tapanuli Utara yang juga  mantan bupati setempat ini.

Alasannya, sekarang, marga besar seperti Tambunan dan Panjaitan sudah memasuki generasi ke-20. "Mungkin pada generasi ke-30 nanti, ada incest dalam marga Panjaitan ini," ujarnya.

"Tak mustahil anak saya jatuh cinta sama cewek yang semarga," tambahnya tertawa lebar, seraya mengingatkan asalkan leluhur yang pertama melakukannya sudah membayar utang adatnya. Ia yakin jika syarat itu terpenuhi, tak akan ada masalah lagi. Dengan kata lain, kan dosa sudah ditebus para pendahulu.[ Selesai]
[+]
29 Aug 2010

Incest Dalam Suku Batak 1

oleh E.Zoelverdi

Di tempat asal induk marga Tambunan, orang kawin semarga. Adat kendur justru di daerah akarnya. Kawin dengan orang bertali darah, atau incest, dianggap sebagai perilaku sempalan alias menyimpang.

Di masyarakat Batak Toba,pengertian incest bahkan lebih luas dari sekadar skandal antara orang tua dan anak, atau sesama saudara kandung, melainkan meliputi kawin dengan orang semarga.

Menurut keyakinan masyarakat, meski sudah turun-temurun dalam beberapa generasi, orang semarga tetap merupakan bertali darah bagai kakak dan adik.

Ini dikukuhkan dalam ketentuan adat sehingga orang semarga tabu kawin. Jadi, andainya terjadi incest, itu berarti arang bukan hanya mencoreng kening keluarga, tapi juga di wajah masyarakatnya. Sikap hormat pada warisan leluhur itu membuat hukum adat yang bicara, yaitu pasangan pelaku dijatuhi sanksi berat.

Caranya, ya, dibuang atau dikucilkan dari lingkungan asal, sebelum mereka mengadakan pesta adat dengan menyembelih beberapa kerbau sebagai tanda minta maaf kepada masyarakat. Bahkan, sempat pula jatuh korban jiwa, misalnya, pelaku incest kemudian terbunuh.

Jika orang semarga ditabukan berumah tangga, menurut penalaran, tentu, akan lebih tabu bagi orang dalam satu induk marga. Misalnya, marga Pardede dan Marpaung berasal dari satu induk marga yang tergabung dalam Sonak Malela. Seandainya pasangan dari dua marga tadi ada yang kawin, sanksinya paling banter hanya sekadar digunjingkan.

Kenyataan ini merupakan hasil penelitian Risma A. Simanjuntak, Mahasiswi Antropologi FISIP Universitas Sumatera Utara di Medan itu menuangkannya dalam skripsi berjudul "Sikap Masyarakat Batak Toba terhadap Perkawinan Incest" yang telah diuji akhir September 2010 lalu.

Penelitian sepuluh bulan itu khusus mengangkat kasus perkawinan semarga di Desa Tambunan Lumban Pea, Tapanuli Utara, 250 km dari Medan.

Desa ini berpenduduk sekitar 2.500 jiwa, yang punya mata pencarian sebagai petani dan nelayan danau. "Kebanyakan mereka tak tamat SD," kata Risma. Tingkat pendidikan, menurut cewek hitam manis ini, berpengaruh pada cara berpikir masyarakat setempat.

Dari serangkaian wawancara, Risma beroleh data, mereka yang pernah mengecap SMP atau SMA kebanyakan menolak kebiasaan incest itu.

Di desa yang mayoritas penduduk bermarga Tambunan ini, melalui 40 responden Risma menemukan 16 kasus incest, dan mereka hidup damai dengan jirannya.

Menurut Risma, daerah ini terletak di Bona Pasogit atau negeri asal. "Tapi bisa menyempal dari adat yang seharusnya berakar kuat di sini," katanya.

Dibantu beberapa kawannya, Risma bermukim dua minggu di Tambunan Lumban Pea, salah satu dari tiga desa Tambunan di Tapanuli Utara. Dua lainnya adalah Tambunan Lumban Gaol dan Tambunan Baru Ara. Ketiga desa inilah Desa Tambunan, di tepi Danau Toba.[bersambung ]
[+]
28 Aug 2010

Filsafat Batak Pardongan Saripeon [Hal Berumah Tangga 2]


Oleh: :  Desa Lia m.S

Ingul Senter Pedesaan Tapanuli - (lanjutan dari Filsafat Batak) Pardongan Saripeon [Hal Berumah Tangga 1]  :

Penceraian itu tidak didapat dengan permohonan melainkan dilaksanakan sendiri dengan melanggar peraturan adat. Dalam hal Laki-laki tidak menyukai istrinya lagi,
dibawanya istrinya kerumah mertuanya untuk menyerahkannya dengan kata-kata , “Gomgom hamu ma boru muna” artinya : Terimalah putrimu kembali.

Dalam hal perempuan yang hendak bercerai, maka ia ”marhilolong”. Artinya : ditinggalkannya saja suaminya dan pergi ke tempat orang tuanya dan tinggal disitu.

Akibat pelanggaran adat itu, maka pelanggaran atas dakwaan pihak yang dirugikan, akan dihukum menurut peraturan adat.
Hukuman untuk laki-laki : segala  “sinamot”-nya (semua pemberian kepada pihak orang tua istri) hilang

Kalau perempuan “marhilolong” (meninggalkan suamimya} maka ia
(familinya)  di hukum menurut hukum adat yang berbunyi :
Sidangka sidangkua tu dangka ni singgaolom; Na sada gabe dua utang ni sipahilolong.

Yang berarti: seorang perempuan yang “mahilolong” harus membayar kembali dua kali lipat jumlah “sinamot” yang telah diberikan oleh suami.

Nampak hukuman- hukuman itu berat sekali , tetapi akibatnya baik yaitu: pada zaman kekuasaan adat, perceraian dalam masyarakat Batak sangat sedikit. {berlanjut}
[+]
23 Aug 2010

Obyek Wisata Berlegenda Liang Boru Situmandi di Hutabarat Tarutung [2 selesai ]

Oleh: P.J.Manalu
Hari berganti hari, kedua orangtua Siboru Natumandi semakin bingung kenapa putrinya itu tidak suka kepada pemuda yang menjumpainya, padahal seluruh pemuda itu bukan pemuda sembarangan, tetapi tak satu orang pun diterima. Kadang hati kedua orangtua Siboru Natumandi sedih memikirkan itu, tetapi takut memaksakan kehendak, karena takut Siboru Natumandi tersinggung, sedih dan sakit hati. Sebab pada dasarnya marga Hutabarat sangat sayang dan baik terhadap anak perempuannya
.
Pendek cerita, sebagai kebiasaan sehari-harinya Siboru Natuman suka mencuci dan mandi (martapian) di sungai. Tanpa disadarinya seekor ular selama ini selalu memperhatikannya. Hari terus berlalu, akhirnya Siboru Natumandi didatangi seorang pemuda tampan dan berhasil meluluhkan hatinya sehingga jatuh cinta. Pemuda itu ternyata seekor ular
.
Lalu mereka berjanji akan melangsungkan pernikahan. Seterusnya pemuda itu diperkenalkan kepada kedua orangtuanya. Memang betul pemuda itu tampan dan memiliki kekayaan. Kedua orangtua Siboru Natumandi setuju. Suatu ketika mereka makan bersama sebagai tanda kegembiraan, lalu tiba-tiba pemuda itu menghilang begitu saja dan mereka melihat seekor ular. Pendek cerita tibalah waktunya untuk acara pesta kawin.

Ada beberapa persyaratan yang diminta Siboru Natumandi untuk dilaksanakan. Tetapi satu persyaratan itu kena langgar. Besok harinya, Siboru Natumandi bersama pemuda itu telah menghilang dari rumah, namun sesuai dengan perjanjian Siboru Natumandi, jika mereka tidak ada lagi di rumah sebaiknya mengikuti kulit padi yang ditaburkan sepanjang jalan

Kedua orangtua Siboru Natumandi bersama warga mengikuti jejak tersebut dan tibalah ke salah satu mulut gua di tepi Sungai Situmandi. Mereka tidak bisa masuk ke gua itu karena sempit gelap dan tidak berhasil lagi menjumpai Siboru Natumandi. Malamnya ayah Siboru Natumandi bermimpi putrinya itu mengatakan, “ada yang melanggar permintaannya.”

Atas kejadian itu, maka raja tersebut mengumpulkan raja-raja, penetua dan seluruh masyarakat Hutabarat untuk “martonggo” (bersumpah) supaya tidak akan pernah ada lagi boru Hutabarat (putri Hutabarat) yang cantik rupawan kalau jadinya kawin sama ular. Karena menurut cerita Siboru Natumandi adalah Boru Hutabarat.

Sekilas tentang cerita tersebut, bisa diyakini bisa tidak. Namun ada suatu makna cerita tersebut bahwa orangtua tidak memaksakan kehendak soal jodoh anaknya dan boru Hutabarat sebenarnya tidak sombong. Hanya saja sumpah leluhurnya dilanggar. Namun itulah yang menjadikan Liang Siboru Natumandi dijadikan salah satu objek wisata di Tarutung.

Kini objek wisata tersebut cukup ramai dikunjungi orang terutama saat hari libur. Banyak pengunjung yang datang ke tempat itu menyajikan “hadiah” ke liang itu berupa telur, daun sirih dan lain-lain. Saat ini untuk melihat langsung Liang Natumandi tidaklah sulit karena letaknya tidak jauh dari inti Kota Tarutung, hanya sekira 500 meter dari jalan besar simpang empat Hutabarat. ( selesai )

[+]
23 Aug 2010

Obyek Wisata, Legenda Liang Boru Situmandi di Hutabarat Tarutung [1]

Oleh: P.J.Manalu

Salah satu objek wisata yang memiliki legenda cukup terkenal dikalangan orang Batak adalah Liang (GOA) Boru Natumandi di Desa Hutabarat, Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara.

Alkisah, seorang perempuan cantik putri seorang raja yang kawin dengan seekor ular dan akhirnya hidup di dalam liang tersebut.

Konon ceritanya, dahulu kala ada seorang raja tinggal di tepian Sungai Situmandi. Raja tersebut memiliki kekayaan yang cukup sehingga sangat dikenal banyak orang waktu itu. Tidak hanya harta berlimpah, tetapi raja tersebut memiliki putri yang nan cantik jelita yaitu Siboru Natumandi.

Karena kecantikan dan kepintarannya melebihi wanita lain, maka disebut Natumandi (punya kelebihan dibanding dengan yang lain). Selain itu, ia juga selalu sopan, hormat kepada orangtua dan pandai bergaul dengan yang lain.
.
Karena kecantikan Siboru Natumandi melebihi wanita waktu itu, membuat banyak putra raja ingin meminangnya untuk jadi istri. Pemuda dari berbagai desa datang bermaksud untuk meminangnya. Akan tetapi, walaupun berbagai cara dilakukan pemuda yang mendekati dirinya, tak satupun berhasil meluluhkan cinta Siboru Natumandi.

Seluruh pemuda yang datang adalah pemuda tampan dan memiliki kedudukan yang tidak sembarangan karena mereka juga anak-anak raja. Namun Siboru Natumandi menjawab tawaran seluruh pemuda itu dengan sopan bahkan mereka diberikan makan dan minum. Jawaban Siboru natumandi hanya “mauliatema nunga ro hamu, alai mulakma hamuna, ndang lomo dope rohangku marhamulian” (terimakasih, kalian sudah datang menjumpai saya, tetapi saya belum kepingin berumahtangga).

Ketidak-berhasilan putra-putra raja tersebut untuk merayu Siboru Natumandi membuat raja-raja yang menyuruh anaknya tersebut mendatangi rumah Siboru Natumandi untuk berbicara dengan orangtua Siboru Natumandi.

“Kurang apa lagi kami ini, harta cukup banyak, kekuasaan ada, tapi kenapa Siboru Natumandi tidak mau menerima pinangan anakku.”kata salah seorang Raja yang datang menjumpai orangtua Siboru Natumandi [bersambung]

[+]
14 Aug 2010

Mengapa Yahudi Pintar ???


Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, "Mengapa Yahudi Pintar?"
Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke California, terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?
Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin.
Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami.
Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Kebetulan Stephen suka matematika.
Stephen bertanya, "Apakah ini untuk anak kamu?"
Dia menjawab, "Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius."
Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya.
Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan.
Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung dia suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan.
Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan.
Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu Stephen menceritakan, "Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet),"
ungkapnya.
Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang badam.
Uniknya, mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama. Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Anda akan dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk.
Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.
Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka.
Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak ( bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA Israel.
Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever).
Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban.
Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar.
Ini menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak.
Tak heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi.
Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam pengamatan Stephen, "Perbandingan dengan anak anak di California, dalam tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun kebelakang!! !" katanya.
Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari.
Menurut teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara.
Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius.
Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi.
Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek. Mereka harus memperaktekkanya.
Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta!
Anda terperanjat?
Itulah kenyataannya.
Kesimpulan, pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi mungkin?
Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza.
Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang lebih. Hampir setengah darinya adalah anak-anak.
Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Quran.
Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. "Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?" demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.
Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur'an. Tak ada main Play Station atau game bagi mereka.
Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid.
Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia. Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya.
Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang penulis ambil sederhana saja, Rokok. Singapura selain menerapkan aturan yang ketat tentang rokok, juga harganya sangat mahal.
Benarkah merokok dapat melahirkan generasi "Goblok!" kata Goblok bukan dari penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia sudah menemui beberapa bukti menyokong teori ini.
"Lihat saja Indonesia," katanya seperti dalam tulisan itu.
Jika Anda ke Jakarta, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater, kebun bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asak rokok! Berapa harga rokok? Cuma US$ .70cts !!!
"Hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Ditangga berapakah kedudukan mereka di pertandingan matematika sedunia?
Apakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?"
 
Dikutip dari milis daarut-tahiid
[+]
04:55
Wanayasa, Jawa Barat. Kepadatan kendaraan yang melintas di jalur alternatif dari Jakarta menuju kota-kota bagian timur Pulau Jawa, mulai terlihat sejak Rabu (8/9) di wilayah Kecamatan Wanayasa, Berita > Jawa Barat > Ramanea FM
22:48
Berita > Sumatera Utara > Diakoni FM
22:40
"Saya Berita > Sumatera Utara > Diakoni FM
22:35
Berita > Sumatera Utara > Diakoni FM
22:22
Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
21:24
Normal 0 false Berita > Kalimantan Barat > Deman Huri
15:48
Landak(08/09).Desa Sabaka dan Ansolok meskipun hanya berjarak 5 km sampai 12 Km dari jalur sutra, tapi kodisi jalannya yang hancur total kini menjadikannya dua desa yang terisolir Berita > Kalimantan Barat > Deman Huri
12:02
K FM Magelang - Kepolisian Resort Kota Magelang, memasang 4 kamera closed circuit television (CCTV) di perbatasan kota. CCTV dipasang untuk memantau lalu lintas dan mengatasi kemacetan di wilayah tersebut. Berita > Magelang > K FM
11:54
K Fm Magelang-Rencana Pemerintah Kabupaten Magelang mengalokasikan subsidi pembelian pupuk urea tahun 2010 terancam batal. Gubernur Jawa Tengah belum menyetujui usulan tersebut. Berita > Magelang > K FM
10:36
Migrasi ke kota menyebabkan interaksi dengan suku lain di kota-kota Indonesia Pengalaman > Sumatera Utara > Hotline Tapanuli FM

Script timer: 3.870361 seconds.