29/09/2017

Medan (Suara Komunitas.Net) – Ibadah haji tidak saja sebagai ibadah yang memerlukan kekuatan fisik,tapi juga merupakan ibadah spiritual yang berhubungan langsung dengan Allah SWT. Untuk itu siapapun yang menjalani ibadah haji ini harus memiliki kesiapan mental yang matang. Artinya kita harus benar-benar ikhlas melakukannya sepenuh hati dan berharap keridhaan NYA.

“Dengan begitu Allah SWT akan memberikan berbagai kemudahan saat kita menjalani ibadah haji di Tanah Suci,” ucap Pimpinan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al Mukarromah, H.Sangkot Saragih belum lama ini.
Sangkot mengakui, setiap tahunnya KBIH yang dipimpinnya mengalami peningkatan. Namun hal itu bukan kebanggaan. Karena yang terpenting adalah bagaimana kita dapat melayani jemaah haji yang ikut bergabung.
“Kalau mereka nyaman dan puas dengan layanan kita, otomatis bisa menarik minat calon jemaah haji (calhaj) lainnya. Kalau tidak, itu bakal menjadi hal negatif bagi kelompok ibadah manapun,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan syukur kepada Allah SWT yang memberikan kekuatan mental spiritual dalam menjalani KBIH ini demi membimbing calhaj menjadi haji dan hajah yang mabrur dan mabrurah.
Saat disinggung tentang adanya persaingan tidak sehat pada KBIH-KBIH di Medan untuk merekrut calhaj di Medan, H.Sangkot Saragih yang juga Ketua Forum KBIH Sumut menyebutkan, yang namanya persaingan itu tidak ada. Begitu juga traveling Haji Plus dan Haji Umroh, tidak ada itu.
“Karena masing-masing KBIH maupun traveling Haji Umroh di Sumut menuangkan berbagai siasat kemudahan, seperti fasilitas menarik untuk menarik peserta haji regular maupun haji umroh,” katanya.
Namun H.Sangkot Saragih mengingatkan banyaknya KBIH maupun travelilng Haji Plus dan Haji Umroh akan terkena seleksi alam jika layanan baik, mereka akan eksis.
“Jika tidak, mereka akan tergusur. Lihat saja saat ini tidak sedikit yang tutup karena tidak ada yang mendaftar,” terangnya.
Untuk itu lanjutnya, mengurus KBIH ini harus benar-benar ikhlas. Bukannya hanya mengejar kuantitas tapi kualitas layanan yang mesti diutamakan. (lubis)

Editor : Tohap P.Simamora

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye