01/04/2019

Tanjung, (SK), – Pengusaha pariwisata di Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU), menggelar kegiatan Gili Megibung di Gili Trawangan, Sabtu (23/3). Kegiatan  khas lokal ini baru pertama kali digelar dan dan diharapkan sebagai penanda bangkitnya pariwisata KLU dan Lombok secara umum yang sempat meredup karena gempa. Dalam acara ini, nampak para wisatawan asing melebur bersama warga lokal, menyantap makanan bersama yang disajikan dalam bentuk dulang.

GILI-MEGIBUNG

Penanggung Jawab acara, Lalu Kusnawan, mengungkapkan, Gili Megibung bertujuan untuk memperkenalkaan budaya, adat dan tradisi yang ada di Lombok Utara. Ini juga untuk memberdayakan potensi lokal, menggali lebih dalam kekayaan kuliner KLU, serta menjadi sarana hiburan bagi para wisatawan yang datang ke Gili Trawangan maupun dua gili lainnya, Meno dan Air. “Acara ini didukung banyak pihak, mulai dari masyarakat gili  dan lain-lain. Tujannya kami ingin memberdayakan kearifan lokal,” unggkapnya.

Para wisatawan baik domestik maupun mancanegara terlibat dalam acara ini. Dalam acara ini berbagai suguhan ditampilkan seperti tari-tarian tradisional hingga aneka makanan khas KLU. “ Ini juga sarana untuk menarik wisatawan, khususnya pada saat low season seperti sekarang,” terangnya.

Ia berharap kegiatan ini bisa rutin diadakaan mengisi low season. Artinya ada opsi lain yang bisa disuguhkan selain panorama alam. “ Low season ini harus ada acara untuk mengisi kekosongan, tidak melulu wisatawan menikmati alam yang sudah ada,” harapnya.

Pelaksana tugas Kades Gili Indah, Suburudin, mengatakan, kegiatan seperti ini akan diusahakan berlangsung setiap tahun. Tahun ini kegiatan dilaksanakan oleh Karang Taruna Desa Gili Indah. Ini dianggap efektif memikat wisatawan sekaligus memperkenalkan adat budaya Lombok Utara. “ Kita ingin mereka terkesan bahwa kita bisa membuat mereka tertarik. Kita akan adakan seperti ritual mandi safar, atraksi budaya, dan ini dilakukan secara rutin,” katanya. Pada Juni mendatang pihak desa akan menyelenggarakan menggawe di Dusun Gili Air selama sebulan. Acara ini nantinya akan dimeriahkan dengan pegelaran rudat dan dan peresean. “ Kita punya budaya yang sangat menarik,” imbuhnya.

Salah satu wisatawan asal Inggris, Gary, terlihat antusias mengikuti acara. Ia mengakui baru kali ini berkunjung ke Gili Trawangan.” Sangat bagus sekali, meriah, warganya ramah. Saya baru menemukan ini pertama kali. Dulu saya pernah lihat seperti ini di Bali, tapi mungkin ini berbeda. Saya akan kembali lagi,” ungkapnya singkat.(flo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye