04/10/2018

Simalungun (Suara Komunitas.Net) – Apabila terulang kembali kematian ikan secara massal di zona budidaya perikanan yang berada di Haranggaol, pihak Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Provinsi Sumatera Utara akan langsung mencabut status zona budidaya.
Hal itu diungkapkan Retno, mewakili Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provsu pada acara Sosialisasi Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) di Demaskus Resto, Prapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun Kamis (4/10).
Retno menyebutkan, berdasarkan hasil kajian pihaknya dan tim ahli yang turun ke lapangan pada tahun 2016 lalu, terjadinya kematian ikan secara mendadak akibat over kapasitas. Kasus seperti itu pernah terjadi di Citarum, dan langsung di stop.


Sementara, Rikson Saragih yang menjadi utusan Asosiasi Dearma menyambut positif upaya yang dilakukan Diskanla Provsu.
“Kami sangat mendukung langkah pemerintah, karena akhir-akhir ini sejumlah oknum pengusaha KJA selalu menambah KJA sehingga mengakibatkan harga jual ikan anjlok dari Rp.26 ribu perkilo menjadi Rp.19 ribu perkilo,”katanya.(soemardi)

Editor : Tohap P.Simamora

Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye