15/08/2019

Tanjung, (SK),— Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Kabupaten Lombok Utara (KLU) tanggal 21 Juli 2019  dijadikan hari penuh makna dalam sejarah berdirinya Lombok Utara. Pasalnya, ditengah kondisi dan proses tahap rehab rekon penanganan pembangunan rumah gempa setelah Lombok Utara diterpa bencana satu tahun lalu pemerintah berniat menjadikan HUT ke-11 sebagai moment kebangkitan.

Dalam jumpa pers yang digelar panitia persiapan HUT KLU, Kamis (11/7), mengemuka sejumlah kegiatan serangkaian HUT. Penyelenggaraan HUT tahun ini bertema, “Menuju Lombok Utara Unggul”, dengan sub tema “Bangkit Bangun Kembali dan Lombok Utara Membangun”.

Ketua Panitia HUT KLU, melalui Plh. Kepala Dinas Pariwisata KLU, Baiq Prita Setiati, mengungkapkan sejumlah agenda HUT mencoba mengakomodir program yang menghibur masyarakat. Kepanitiian HUT yang tersebar di beberapa OPD, mendukung acara dilakukan secara paralel oleh dinas-dinas.

Diantara beberapa acara yang diusung antara lain, pemilihan Putri Cilinaya 2019, Lomba Qasidah (Lasqi), Lomba Gendang Beleq. Ketiganya berada di Dispar. Selanjutnya, lomba bidang Olahraga, meliputi lomba Basket, lomba Volly, lomba sepak bola mini, lomba teknis maka, lomba Badminton yang ditangani oleh KONI, Bagian Pembangunan dan Kesra.

Sementara, senam Indah dan Makan Buah Segar dilaksanakan oleh Dikes. Adapula acara gerak jalan dengan kategori, SD/MI (Putra/Putri), SMP/Mts (Putra/Putri), SMA/SMK/MA (Putra/Putri), SKPD (Putra/Putri), dan Umum (Putra/Putri).

Kepala Bagian Humas Protokol Setda KLU, Mujadid Muhas, MA., mengungkapkan HUT KLU kali diharapkan meningkatkan motivasi masyarakat bangkit kembali dari musibah bencana gempa bumi. Lombok Utara berikhtiar membangun berbagai sendi kehidupan secara bertahap.

“Kita optimis, dengan spirit kebangkitan untuk membangun dengan menata kembali segenap aspek pembangunan daerah. Kita memiliki sumber daya yang cukup menormalisasi keadaan seperti sedia kala,” ujarnya.

Untuk menggapai Lombok Utara Unggul sesuai tema, setidaknya ada empat poin penting yang harus diusung. Antara lain, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi penangan infrastruktur daerah pascagempa, memastikan layanan sosial publik berjalan prima, meningkatkan daya saing daerah dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Adapun progres pembangunan infrastruktur tahan gempa perlu didukung dengan menjadikan Kabupaten Lombok Utara menjadi daerah yang nyaman untuk berinvestasi. Pemerintah daerah menjamin para investor nyaman berinvestasi dalam mendukung proses pembangunan di Kabupaten Lombok Utara,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *